Petugas PT Pos Indonesia ditolak sejumlah warga Kota Bandung saat hendak memberikan paket bantuan dari Pemprov Jabar. Video penolakan itu viral di media sosial (medsos).
Dalam video berdurasi 1 menit 13 detik itu, memperlihatkan ada tiga petugas memakai jaket oranye PT Pos Indonesia hendak mengirimkan paket bantuan untuk warga terdampak pandemi Corona atau COVID-19. Di video itu terdengar ucapan dari warga.
"Ku warga nyak punten pisan ieu ti Pos cape-cape. Tapi kumaha, abdi ge beban nyandak duaan. Daripada abdi janten sasaran, mending ulah weh nyak (oleh warga maaf ya dari Pos capai-capai. Tapi bagaimana, saya juga beban ngambil dua. Daripada saya jadi sasaran, mending jangan saja ya)," kata pria dalam video itu berbahasa Sunda, sebagaimana dilihat , Rabu (22/4/2020).
"Tolak-tolak," teriak ibu-ibu dalam video itu.
Pria dalam video itu kemudian berbicara lagi. Dia kali ini menyebut nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Kangge Kang Ridwan, mangga weh ka Pak Ridwan Kamil uihkeun weh nyak (buat Kang Ridwan, silakan saja ke Pak Ridwan Kamil dikembalikan saja ya)," kata pria itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar