Sabtu, 03 Juli 2021

Hari Kedua PPKM Darurat, Polisi Putar Balik Pesepeda di Kota Bandung


BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi memutar balik pesepeda yang masih nekat gowes saat hari kedua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan di Jalan Ir H Djuanda (Dago), polisi telah bersiap sekitar pukul 06.30 WIB di perempatan jalan tepatnya di Taman Cikapayang Dago.

Petugas meminta pesepeda untuk kembali ke rumah masing-masing. Imbauan tersebut dituruti pesepeda.

Baca juga: RSUD Ujungberung Bandung Tutup Layanan IGD Pasien Covid-19

Tindakan serupa dilakukan petugas di Jalan Sukajadi. Kondisi jalan menanjak memudahkan petugas untuk menghalau pesepeda.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung AKBP Rano Hadiyanto mengatakan, petugas meminta pesepeda putar balik pada hari kedua PPKM darurat di Kota Bandung sesuai dengan Perwal No 68 tahun 2021.

Berdasarkan Pasal 9 ayat 4, untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada masa PPKM darurat, para petugas melaksanakan pembatasan mobilitas orang.

PPKM Darurat Resmi Berlaku di Kota Bandung, Pedagang ITC Kebon Kalapa Protes


Para pedagang di ITC Kebon Kalapa, Kota Bandung, gelar aksi protes penerapan PPKM Darurat, Sabtu 3 Juli 2021
Para pedagang di ITC Kebon Kalapa, Kota Bandung, gelar aksi protes penerapan PPKM Darurat, Sabtu 3 Juli 2021 /TOMMY RIYADI/PRFMNEWS.

PRFMNEWS - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diprotes pedagang ITC Kebon KalapaKota Bandung.

Para pedagang ITC Kebon Kalapa memprotes PPKM Darurat yang telah resmi diterapkan di Kota Bandung mulai hari ini, Sabtu 3 Juli 2021.

Dalam aksi protes yang digelar Sabtu siang tadi, Puluhan pedagang ITC Kebon Kalapa menyatakan bahwa PPKM Darurat memaksa mereka menghentikan aktivitas berjualan sampai tanggal 20 Juli mendatang.

Kondisi ini membuat mereka tidak bisa mencari nafkah bagi keluarga mereka di rumah.

Baca Juga: Aturan Lengkap PPKM Darurat di Kota Bandung

5 Cara mengatasi asam lambung ini pakai bahan alami, lo


5 Cara mengatasi asam lambung ini pakai bahan alami, lo

KONTAN.CO.ID - Cara mengatasi asam lambung perlu segera Anda lakukan. Tujuannya, agar kesehatan Anda tak memburuk sehingga aktivitas yang Anda lakukan bisa dilanjutkan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan asam lambung naik. Mulai dari jeda antara jadwal makan berat terlalu lama hingga terlalu banyak mengonsumsi alkohol atau kafein.

Namun, sebelum menggunakan bahan-bahan ini secara rutin, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter untuk menghindari efek samping yang tak diinginkan.

Kayu manis

Laman NDTV Food merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi kayu manis agar asam lambung lebih terkontrol. Tak hanya itu, kayu manis juga dipenuhi dengan nutrisi penting lain yang efektif menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga: Air sereh bermanfaat membantu meredakan asam lambung tinggi

Cengkih

Salah satu cara mengatasi asam lambung adalah dengan mengonsumsi cengkih. Jenis rempah itu bisa mencegah produksi gas di saluran pernapasan.

Selain itu, cengkih juga bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan napas dan menghilangkan bau mulut yang tak sedap.

Jahe

Bahan alami selanjutnya yang direkomendasikan NDTV Food untuk mengatasi asam lambung adalah jahe. Jahe dipenuhi dengan antiinflamasi yang efektif menetralkan asam lambung.

Anda bisa mengonsumsi jahe langsung atau mencampurnya dulu dengan air hangat.

Pisang

Mengonsumsi pisang termasuk salah satu cara mengatasi asam lambung.

Mengonsumsi pisang termasuk salah satu cara mengatasi asam lambung.

Jika Anda mencari cara mengatasi asam lambung, tak ada salahnya untuk memanfaatkan pisang. Cobalah untuk mengonsumsi satu buah pisang per hari agar asam lambung naik tak sering Anda alami.

Serat yang terdapat dalam pisang juga baik untuk kesehatan sistem pencernaan sehingga sembelit dapat Anda hindari.

Baca Juga: Air lemon bisa membantu meredakan asam lambung tinggi

Daun kemangi

Apakah Anda sering mengonsumsi daun kemangi sebagai lalapan? Ternyata bahan alami tersebut bisa dimanfaatkan sebagai cara mengatasi asam lambung, lo. Cara yang perlu Anda lakukan pun cukup mudah.

Pertama, rebus tiga hingga empat lembar daun kemangi dalam segelas air. Konsumsi air rebusan itu secara rutin agar jumlah asam lambung lebih terkontrol. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi daun kemangi secara langsung.

Selanjutnya: Minum air rebusan daun kemangi bisa membantu meredakan asam lambung tinggi

Respons Daop 2 soal Besi Rel Jalur KA Banjar-Cijulang Raib

Kondisi jembatan KA Cikacepit di Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. 
Kondisi jembatan KA Cikacepit di Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddi)
Bandung - 

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo menyesalkan raibnya besi rel dua jembatan di eks jalur Banjar-Cijulang, yakni jembatan Cikacepit dan Cipambokongan di Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Sekadar diketahui, besi bantalan rel jembatan Cikacepit raib digondol pihak tak bertanggung jawab. Bahkan, untuk jembatan Cipambokongan bukan hanya besi bantalan relnya saja yang hilang, bahkan rangka jembatan pun raib dan menyisakan konstruksi betonnya saja.

Memang jalur kereta Banjar-Cijulang ini telah ditutup total pada 1 Februari 1982. Indonesian Preservation Society (2007) mencatat, petak Banjar-Banjar sari sempat diperbaiki dan beberapa lokomotif seperti BB300 dan D301 sempat berjalan pada jalur ini pada 1997, sayangnya ketika itu ekonomi Asia terbentur krisis moneter sehingga jalur tersebut tak difungsikan lagi.

ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat menyesalkan adanya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi karena tidak beroperasinya perjalanan kereta api, kami tentunya sangat berharap bahwa yang namanya kereta api adalah aset milik negara, tentunya kita harus sama-sama menjaga aset tersebut," ujar Kuswardoyo di Stasiun Bandung, Sabtu (3/7/2021).

Dari catatan yang dihimpun Daop 2 Bandung, rata-rata pencurian bantalan besi dan rangka konstruksi ini dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Ia mengakui, pengawasan menyeluruh untuk aset KAI di jalur tersebut sulit dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia.

"Ada laporan, dalam waktu satu, dua bulan saat itu aset itu masih tampak ada, tapi ternyata tiga bulan kemudian sudah hampir habis setengahnya. Kemudian kita cek ke lapangan ternyata sudah habis. Ada beberapa jembatan yang bahkan sudah habis dan tidak tersisa, itu di jalur-jalur yang tidak operasional," tuturnya.

Sampai saat ini, kata Kuswardoyo, pelaku yang mengambil rangka tersebut masih menjadi misteri dan pihak kepolisian setempat pun telah mengusut hal ini. Namun, ia memastikan pembongkaran besi rel dan konstruksi ini dilakukan tenaga terampil dan tak menggunakan peralatan yang sederhana.

"Saya yakin dipotongnya minimal pakai las tidak pakai gergaji, dan pasti mereka bekerja cepat dan mengerti soal konstruksi. Misal saat membongkar konstruksi jembatan itu mereka pasang pengait, agar tidak roboh," kata Kuswardoyo.

Halaman
1 2


(yum/bbn)


wali kota Mohon maaf karena ini yang harus kita lakukan

BANDUNG, KOMPAS.com -  Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak warga Kota Bandung turut mendukung dan menaati ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada tanggal 3-20 Juli 2021.

Oded mengatakan, PPKM Darurat harus dijalani demi mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih luas lagi dan demi keselamatan bersama.

“Mohon maaf karena ini yang harus kita lakukan. Mari jalani PPKM Darurat dengan lapang dada,” kata Oded dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat di Bandung, Wali Kota Oded: Perwal 61 Akan Menyesuaikan, Mal, Pusat Perbelanjaan Tutup Jam 18.00

Untuk diketahui, pada pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Bandung, akan ada pengetatan berbagai aktivitas masyarakat seperti menerapkan 100 persen work from home untuk sektor non-esensial hingga kegiatan belajar mengajar sepenuhnya dilakukan secara daring.

Selain itu, pusat perbelanjaan, mal, dan pusat perdagangan ditutup, serta tidak diperbolehkan makan dan minum di tempat umum, baik di warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, maupun lapak jajanan.

Baca juga: Kebun Binatang Bandung Tutup hingga 14 Juli, 850 Satwanya Terancam Kurang Pakan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada pun tempat publik dan kegiatan masyarakat lainnya yang ditutup adalah tempat ibadah, fasilitas publik, kegiatan seni dan budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan.

Namun untuk pelaksanaan kegiatan konstruksi masih boleh beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Untuk transportasi umum, hanya melayani maksimal 70 persen penumpang.

Sementara untuk resepsi pernikahan hanya boleh dihadiri maksimal 30 orang dengan tidak diperbolehkan makan di tempat.

Untuk pelaku perjalanan domestik jarak jauh harus menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil PCR maupun antigen.

“Dalam Inmendagri (Instruksi Mendagri) masker harus tetap dipakai saat melaksanakan kegiatan di luar rumah. Tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa penggunaan masker,” ujar Oded.

Oded menambahkan, selaku pemerintah daerah, pihaknya bertugas memastikan pemberlakuan pengetatan aktivitas masyarakat tersebut berlangsung dengan baik.

“Sepenuhnya kami mendukung kebijakan pemerintah pusat dan akan melakukan pengawasan ketat terhadap ketentuan-ketentuan yang ada. Tentunya dengan melibatkan Forkopimda terutama TNI-Polri,” tuturnya.

Atas pengetatan yang akan segera berlaku, Mang Oded memohon kesabaran masyarakat Kota Bandung dalam menghadapi situasi tidak mudah ini.

“Mohon disadari bahwa ini merupakan sebentuk ikhtiar kita dalam menghadapi wabah yang belum kunjung hilang dari muka bumi,” tandasnya

  • Jumat, 02 Juli 2021

    Masjid Jayakarta Terbakar di Cakung Jaktim, 7 Unit Damkar Dikerahkan

    Kebakaran masjid di Cakung, Jakarta Timur. (Dok Dinas Gulkarmat DKI)
    Kebakaran masjid di Cakung, Jakarta Timur. (Dok. Dinas Gulkarmat DKI)
    Jakarta - 

    Masjid JIEP Jayakarta di Cakung, Jakarta Timur, terbakar pada pagi tadi. Tujuh unit damkar dikerahkan untuk memadakan api.

    Petugas damkar diketahui menerima laporan adanya kebakaran dari warga sekitar pukul 09.45 WIB. Pada pukul 09.49 WIB, petugas sudah tiba di lokasi.

    "Waktu berita terima: 09.45 WIB. Waktu tiba: 09.49. Waktu Mulai Operasi: 09.50 WWIB," ungkap Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Mulat Wijayanto dalam keterangan tertulis.

    Masjid tersebut diketahui bernama Masjid Jayakarta. Terletak di Jl Rawa Gelam 2, Cakung, Jakarta Timur.

    "Nama masjid menurut keterangan informasi Masjid Jayakarta. Jenis Bangunan: bangunan rendah (BR)," terang Mulat.

    "Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dengan 35 personel dikerahkan," kata dia. Hingga saat ini, proses pendinginan masih terus berlangsung.

    "Situasi & Status Kebakaran: Proses Pendinginan (Kuning). Waktu Pendinginan: 10.20 WIB," tulis Mulat.

    Kebakaran masjid di Cakung, Jakarta Timur. (Dok. Dinas Gulkarmat DKI)Total kerugian dan korban jiwa maupun luka masih belum diketahui hingga saat ini. Selain itu, belum diketahui pula penyebab sekaligus kronologi terjadinya kebakaran tersebut.


    Wabup Majalengka Positif COVID-19


    Sabtu, 03 Jul 2021 11:42 WIB
    Wabup Majalengka Tarsono D Mardiana 
    Wabup Majalengka Tarsono D Mardiana (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
    Majalengka - 

    Setelah sejumlah pejabat di Kabupaten Majalengka yakni bupati, sekda hingga para kepala dinas terpapar virus Corona, kini Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana terkonfirmasi positif COVID-19.

    Tarsono sempat menjalani tes swab antigen dengan hasil negatif. Namun setelah menjalani tes PCR, ia ternyata positif terpapar Corona.

    "Muhun (iya). Kemarin sempat swab antigen hasilnya negatif, tapi setelah tes PCR ternyata positif. Nanti mau coba tes PCR lagi hari Senin, mudah-mudahan negatif hasilnya," kata Tarsono dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (3/7/2021).

    ADVERTISEMENT




    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Tarsono mengaku tidak mengalami gejala meski terkonfirmasi positif COVID-19. Ia menyebutkan masih bisa beraktivitas meski harus menjalani isolasi mandiri.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Iskandar Hadi menjelaskan Tarsono diduga kuat tertular dari sopir yang terlebih dulu terpapar virus Corona. "Pa wabup itu karena kontak erat dengan sopirnya, ketika di-tracing itu hasilnya positif," ucap Iskandar.

    Selain itu, Iskandar mengungkapkan saat ini Bupati Majalengka Karna Sobahi, yang terlebih dulu terkonfirmasi positif COVID-19, dalam kondisi sehat. Sedangkan Sekda Eman Suherman, kata Iskandar, tengah menjalani perawatan di RSUD Majalengka.

    "Bupati sudah bisa memimpin rapat, meski lewat Zoom. Dia di rumah isolasi dan kalau dilihat kondisinya sudah segar, termasuk istrinya. Perlu di support sekarang ini pak sekda yang sedang dirawat di rumah sakit," ucap Iskandar.




    (bbn/bbn)


    Yuk Bagikan Pengalamanmu Ketika Membaca Berita di detikcom dan Menangkan Hadiah Menarik. Klik di Sini!