Rabu, 29 November 2017

INI ISI PERTEMUAN PRESIDEN JOKOWI DENGAN DPD 1 GOLKAR

Jakarta - Pengurus DPD tingkat I Golkar selesai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

Pertemuan itu berlangsung sekitar 1 jam.

Apa saja yang dibahas?
Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pertemuan DPD I Golkar dengan Jokowi berlangsung dari pukul 10.30 WIB sampai 11.30 WIB, Kamis (30/11/2017).

Dedi menyebut pertemuan dengan Jokowi murni inisiatif pengurus DPD I Golkar.

"Yang pertama adalah pertemuan itu atas insiatif ketua DPD I untuk bertemu dengan presiden, bertemu presiden sebagai seseorang pemimpin menerima siapapun yang bersilaturahmi dalam pertemuan itu.

Ada beberapa hal yang kami perbincangkan," ujar Dedi saat dihubungi wartawan.

Dedi mengatakan Jokowi memberi perhatian besar atas apa yang terjadi dengan Golkar saat ini.

Dedi juga menyebut Jokowi ingin Golkar tetap solid.

Selain itu, para ketua DPD I Golkar itu juga meminta restu untuk mengusung Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sebagai ketum di Munaslub.

Soal Munaslub, Dedi mengatakan Golkar pasti mengundang Jokowi untuk hadir.

Dedi berharap Munaslub digelar paling lambat pertengahan Desember 2017.

"Harapan kita sih minggu pertama atau minggu kedua (bulan Desember)," tutur Dedi.

YD1JNI

Pria di Sukabumi Ini Nekat Potong Kelaminnya Sendiri Pakai Kapak

Sukabumi - Entah apa yang terlintas di benak Sr alias Acuy (26), pria ini nekat memotong alat kelaminnya sendiri menggunakan kapak.

Kini warga Dusun Cibinong, Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu terkapar di rumah sakit.
Informasi dihimpun aksi nekat itu terjadi Rabu (29/11/2017) kemarin. Acuy tidak menunjukkan gejala mencurigakan sebelumnya.

Dia masuk ke dalam kamar mandi rumah orang tuanya dengan membawa kapak kecil yang biasa digunakan untuk memotong kelapa.

"Rupanya dia memang sudah merencanakan mau memotong kelaminnya, saat dia masuk ke dalam kamar mandi membawa kapak dan tali," kata Endang Sutisna, tetangga yang sering dipanggil Uwa oleh korban kepada tz, di RSUD Sekarwangi, Jalan Raya Cibadak, Kamis (30/11/2017).

Tidak lama setelah memotong kelaminnya, Acuy hanya mengaduh kecil.

Karena curiga, ayah korban kemudian berlari dan membuka pintu kamar mandi. "Bapaknya yang pertamakali melihat kelamin Acuy terpotong, darah mengucur kayak selang ngeluarin air," lanjut Endang.

Saat itu menurut Endang, Acuy hanya bengong melihat potongan kelaminnya sendiri yang nyemplung ke dalam bak mandi, sementara darah mengalir deras keluar dari selangkangannya.

"Dia sempat dibawa keluarganya ke Puskesmas Bojonglopang, karena tidak sanggup Acun kemudian dievakuasi ke RSUD Sekarwangi sampai hari ini," lanjutnya.

Sementara itu, masih di tempat yang sama Emis Misdan, Kepala Dusun Cibinong menceritakan Acuy pernah mengalami depresi dan berniat untuk mengakhiri hidupnya.

"Kata keluarganya dia pernah mau bunuh diri, namun aksi itu digagalkan oleh keluarganya sendiri. Ia pernah tiba-tiba marah meledak-ledak, sering juga diam enggak banyak bicara," ujar Misdan.

Hingga saat ini Acuy masih mendapat perawatan tim medis di RSUD Sekarwangi, obat penenang dan penahan rasa sakit sudah diberikan oleh tim medis.
Cyd1jni)

Selain Rekening Novanto, KPK Juga Blokir Rekening 2 Perusahaan

Jakarta - KPK memblokir rekening Setya Novanto dan keluarganya terkait kasus korupsi e-KTP. KPK juga memblokir rekening dua perusahaan.
"Sebagai bagian dari proses penyidikan kasus e-KTP, mengacu pada Pasal 12 ayat 1 huruf d UU KPK, telah dilakukan pemblokiran rekening terhadap rekening SN (Setya Novanto), istri (Deisti Astriani Tagor), dan anak-anak SN (Rheza Herwindo dan Dwina Michaela), serta dua rekening perusahaan, yaitu PT Murakabi dan PT Mondialindo," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (29/11/2017).
Rheza merupakan mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana (MGP). Sedangkan Dwina pernah menjabat Komisaris PT Murakabi Sejahtera. Saham terbesar PT Murakabi diketahui dipegang PT MGP.
PT Murakabi Sejahtera menjadi perusahaan yang terlibat dalam Konsorsium Murakabi bentukan Tim Fatmawati. Bersama dua konsorsium lain, yaitu Konsorsium Astagraphia dan Konsorsium PNRI, tim ini kemudian mengatur pemenangan tender proyek pengadaan e-KTP di tangan Konsorsium PNRI.
"Penyidik akan terus mendalami profil perusahaan, nama-nama yang tercantum di jajaran komisaris dan direksi, serta kepemilikan saham," ujar Febri.
Febri menekankan sekali lagi soal kewenangan penyidik KPK melakukan pemblokiran. Walaupun keluarga Novanto berstatus saksi, dan bukan tersangka, KPK memiliki landasan hukum kuat.
"Pemblokiran dilakukan dengan dasar hukum yang kuat di UU KPK. Karena, selain mengacu pada KUHAP dan UU Tipikor, dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan, secara khusus juga diatur di UU KPK (lex specialis)," imbuhnya

6 Bulan ke Depan prajurit Siliwangi akan Bersihkan Sampah Citarum


Bandung - Kodam III Siliwangi bergerak cepat menangani persoalan sampah Sungai Citarum.

Bahkan Kodam menargetkan dalam enam bulan Sungai Citarum akan terbebas dari sampah.

"Target yang ditetapkan panglima (Pangdam) enam bulan ini kita membersihkan Citarum," ucap Kapendam Siliwangi Letkol Desi Ariyanto di Jalan Cempaka,
Bandung, Rabu (29/11/2017).

Desi mengatakan kondisi sungai Citarum sendiri saat ini memang masih tercemar sampah.

Hal ini lah yang kemudian menggerakan Pangdam III Siliwangi baru Mayjen TNI Doni Monardo untuk membersihkan sungai Citarum.

"Ini berpengaruh kepada kehidupan bangsa dan ketahanan nasional.

Kenapa, karena delapan puluh persen penduduk Jakarta tergantung sungai Citarum, karena airnya berasal dari sungai Citarum.

Nah ini kalau dibiarkan bisa timbul masalah makanan minuman terkena racun.

Kalau sudah tercemar racun, SDM kita akan lemah," tuturnya.

Selain membersihkan sampah dari sungai Citarum, Kodam bersama Polda Jabar, Pemprov Jabar dan elemen masyarakat lainnya yang tergabung dalam suatu satgas itu, akan mengedukasi masyarakat.

Dengan cara itulah, sambung Desi, diharapkan bisa membuat masyarakat sekitar sadar dan tidak lagi membuang sampah ke sungai.

"Kita mengubah mindset masyarakat, kita sentuh hatinya.

Jadi yang diurusin dari hati dulu, kalau enggak ya enggak bisa," kata dia.

Penanganan soal sungai Citarum, kata Desi, bukan sebatas wacana. Bahkan saat ini prajurit TNI telah diterjunkan.

Langkah awal dilakukan dengan membereskan hulu sungai yakni di Situ Cisanti.

Sebab, kata Desi, kondisi di sekitar Situ Cisanti juga mengalami penggundulan dan dialihfungsikan menjadi area perkebunan.

"Kondisinya semua botak, pohon berubah jadi perkebunan.

Kalau dibiarkan ini semua akan habis, enggak akan ada lagi air terserap.

Kalau habis, mau dari mana lagi air bagi masyarakat," kata dia.

YD1JNI

Selasa, 28 November 2017

LIMA PERBEDAAN DUNYA AHIRAT

Sebagaimana kita ketahui kesenangan dunia memang nyata dan bisa kita rasakan, sedang kenikmatan penghuni surga bersifat ghaib.

Sementara manusia lebih terpengaruh oleh hal-hal yang mereka lihat dan rasakan.

Hati mereka berat untuk meninggalkan apa yang ada dihadapan mereka untuk meraih sesuatu yang akan diraih dimasa yang akan datang (Akhirat).

Oleh karena itu, Allah membandingkan antara kesenangan dunia dengan kenikmatan surga.

Allah menjelaskan bahwa kenikmatan surga jauh lebih baik dan lebih utama daripada kenikmatan Dunia.

Dan ALLAH menyebutkan dengan panjang lebar celaan terhadap dunia dan menerangkan keutamaan akhirat.

Semua itu hanyalah agar manusia sebagai hamba, bersungguh-sungguh dalam mencari kebahagiaan akhirat dan meraih kenikmatan surga.

Anda akan mendapatkan celaan terhadap dunia, pujian kepada kenikmatan akhirat dan keunggulan yang ada disisi ALLAH atas kesenangan dunia yang langsung dapat kita rasakan.

Berikut celaan dunia seperti dalam firman-Nya:

1. Kesenangan dunia hanyalah sedikit sebagaimana dengan firman-Nya:

"Dan janganlah kamu tunjukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk kami cobai mereka dengannya.

Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal." (QS.THAAHA: 131)

Rasulullah menggambarkan kepada kita tentang sedikitnya kesenangan dunia dibandingkan kenikmatan akhirat dengan sebuah perumpamaan.

Beliau bersabda:

"Demi ALLAH, tidaklah dunia itu dibanding akhirat melainkan hanyalah seperti air yang menempel dijari seseorang setelah dimasukkan kelautan.

Kemudian Rasulullah SAW berisyarat dengan jari telunjuk, Perhatikan seberapa banyak air yang berbekas di ujung jari tersebut." (HR.MUSLIM)
Air yang menempel pada jari telunjuk ketika dicelupkan ke dalam lautan lepas hanyalah satu tetesan kecil. Dan itulah perbandingan "DUNIA dan AKHIRAT." Ketika kesenangan dunia itu hanya sedikit, maka sesungguhnya ALLAH telah mencela orang-orang yang mementingkan kesenangan dunia dan melupakan kenikmatan akhirat.ALLAH berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu 'Berangkatlah (untuk berperang), pada jalan Allah' kamu merasa berat dan ingin tinggal ditempatmu? Apakah kamu puas kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan akhirat? Padahal kehidupan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit." (QS. AT-TAUBAH: 38)
2. Kenikmatan akhirat lebih utama dari sisi jenisnya. Pakaian, makanan dan minuman serta perhiasan dan gedung-gedung bagi penghuni surga, jauh lebih baik ketimbang dunia dan seisinya. Dalam Shahih Buhkari dan Muslim diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata Rasulullah bersabda:
"Sebesar tempat pecut di surga (nilainya) lebih baik dari pada dunia dan seisinya." (HR. BUKHARI dan MUSLIM)
Di dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah juga, ia berkata Rasulullah bersabda:
"Sungguh sebesar lengkungan busur milik salah seorang kamu di surga, itu lebih baik ketimbang semua yang tersinari matahari" (HR. BUKHARI dan MUSLIM)
Dan beliau membandingkan wanita surga dengan wanita dunia agar diketahui keunggulan apa yang ada di surga atas apa yang ada di dunia. Dalam hadits Shahih Buhari dari Anas, ia berkata Rasulullah bersabda :
"Andaikata seorang wanita penghuni surga tampak ke bumi, maka akan menerangi antara timur dan barat serta memenuhinya dengan bau harum, dan (nilai) kerudung dikepalanya lebih baik ketimbang dunia dan seisinya." (HR. BUKHARI)
3. Surga bersih dari sifat-sifat buruk dan kotoran keduniaan. Makanan dan minuman yang ada di dunia mengharuskan terjadinya buang kotoran dari dalam perut yang menimbulkan bau yang tidak sedap. Apabila seseorang meminum khamer di dunia maka ia akan kehilangan akalnya. Wanita-wanita di dunia terkena kebiasaan haid dan melahirkan. Keluar haid merupakan gangguan, sementara surga terbebas dari semua itu. Maka para penghuniya tidak akan mengalami (ingin) buang air kecil atau buang air besar, mereka tidak meludah ataupun buang ingus.
Khamer di surga adalah sebagaimana yang digambarkan oleh Yang Maha Pencipta:
"(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang yang meminum. Tidak ada dalam khamer itu Akohol dan mereka tidak mabuk karenanya." (QS.ASH-SHAAFFAT:46-47)
Air di surga tidak akan terkena pencemaran dan susu disana tidak akan pernah berubah rasanya. ALLAH berfirman:
"Sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya dan sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya." (QS. MUHAMMAD: 15)
Dan para wanita disurga akan selalu suci, tidak terkena haid, nifas dan lain sebagainya yang menjadi kotoran wanita di dunia. ALLAH menyatakan hal ini dalam AL-QUR’AN:
"Untuk Mereka di dalamnya asa istri-istri yang suci." (QS. AL-BAQARAH: 25)
Hati penghuni surga suci bersih, perkataan mereka indah dan menyenangkan sedang perbuatan-perbuatan mereka selalu baik. Maka, di surga anda tidak akan mendengar kata-kata buruk yang menggaggu perasaan, mengotori keadaan dan membangkitkan amarah. Surga bebas dari perkataan dan perbuatan batil dan sia-sia. ALLAH berfirman:
"Tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tidak pula perbuatan dosa." (QS. AT-THUUR: 23)
Telinga penghuni surga hanya akan mendengar kata-kata baik dan jujur yang bersih dari aib perkataan penghuni dunia. ALLAH berfirman:
"Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perbuatan) dusta." (QS. AN-NABA : 35)
Dan ALLAH berfirman:
"Mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna di dalam surga, kecuali ucapan salam." (QS. MARYAM : 62)
Dalam firman-Nya yang lain:
"Tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna." (QS. AL-GHAASYIYAH : 11)
Sungguh surga itu adalah tempat suci, bersih, jernih,dan sunyi dari kontaminasi dan pencemaran. Surga adalah tempat damai dan sejahtera. ALLAH berfirman:
"Mereka tidak mendengar didalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mendengar ucapan salam." (QS. AL-WAQIAH: 25-26)
Oleh karena itu, maka para penghuni surga (yang sebelumnya masuk neraka) apabila mereka selesai dari neraka, mereka di tahan di jembatan antara surga dan neraka untuk dibersihkan dan disucikan (dari segala tanggungan) dengan saling mengambil hak di antara mereka. Kemudian mereka masuk  surga dalam keadaan hati yang bersih, sehingga perasaan benci, dengki dan lain sebagainya dari hal-hal yang biasa ada waktu di dunia, hilang dari jiwa mereka.
Dalam Shahih Bukhari dan Muslim dalam menerangkan penghuni surga ketika masuk surga, Rasulullah bersabda:
"Tidak ada peretentangan diantara mereka dan tidak ada pula saling benci, hati, mereka bagaikan hati satu orang, mereka bertasbih, mensucikan Allah pagi dansore hari." (HR. BUKHARI dan Muslim)
ALLAH berfirman:
"Dan kami lenyapkan rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan." (QS. AL-HIJR : 47)
Telah di nukil dari Ibnu Abbas dari Ali bin Abi Thalib, bahwa penghuni surga ketika memasuki surga, mereka minum dari sebuah air mata yang kemudian ALLAH hilangkan segala kedengkian dari hati mereka. Dan mereka minum lagi dari air mata yang lain yang dengan demikian, tubuh mereka menjadi bersinar dan wajah mereka menjadi cerah. Hal ini bisa jadi diambil pengertian dari firman ALLAH :
"Dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih." (QS. AL-INSAAN : 21)
4. Kenikmatan dunia akan hilang, sementara kenikmatan akhirat akan kekal abadi. Oleh karena itu, ALLAH Tabaaraka Wa Ta’ala menyebut segala keindahan bagi manusia sebagai kesenangan, karena semua itu di buat alat bersenang-senang kemudian hilang. Adapun kenikmatan akhirat akan kekal dan tidak akan habis. ALLAH berfirman:
"Apa yang disismu akan lenyap, dan apa yang adasi sisi Allah akan kekal." (QS. AN-NAHL : 96)
Demikian pula dengan firman-Nya:
"Sesungguhnya ini adalah benar-benar rejeki dari kami yang tiada habis-habisnya." (QS.SHAAD : 54)
Juga firman-Nya :
"Buahnya tak henti-henti, sedang naunganya (demikian pula)." (QS. Ar-Ra’ad : 35)
Dan ALLAH telah membuat perumpamaan untuk menggambarkan (kenikmatan) dunia yang cepat hilang dan habis. Sebagaimana firman-Nya:
"DAN BERILAH PERUMPAMAAN KEPADA MEREKA [MANUSIA], KEHIDUPAN DUNIA ADALAH SEBAGAI AIR HUJAN YANG KAMI TURUNKAN DARI LANGIT, MAKA MENJADI SUBUR KARENANYA TUMBUHAN-TUMBUHAN ITU MENJADI KERING YANG BERTERBANGAN OLEH ANGIN. DAN ADALAH ALLAH MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU.HARTA DAN ANAK-ANAK ADALAH PERHIASAAN KEHIDUPAN DUNIA TETAPI AMALAN-AMALAN YANG KEKAL LAGI SALEH ADALAH LEBIH BAIK PAHALANNYA DI SISI TUHANMU SERTA LEBIH BAIK UNTUK MENJADI HARAPAN." (QS.AL-KAHFI : 45-46)
Dalam ayat di atas, ALLAH memberikan perumpamaan tentang dunia yang cepat hilang dan binasa dengan perumpamaan air yang turun dari langit kemudian bercampur dengan tanaman bumi yang menjadi tumbuh, kehijauan, berkembang dan berbuah karena air tersebut. Itu semua terjadi hanya dalam waktu yang cepat kemudian menghilang keindahannya, dimana kemudian mengering dan menguning lalu ditiup angn dari semua arah.
Demikian pula keindahan dunia, seperti masa muda, kekayaan, anak cucu, sawah, ladang dan seterusnya. Kesemuanya akan menghilang dan selesai, kemudaan dan menua lalu selesai, kesehatan dan kesejahteraan berganti menjadi kepayahan dan penyakit. Harta dan anak-anak akan juga bisa jadi pergi dan hilang.
Dan seseorang terkadang bisa jadi dicabut dari keluarga dan hartanya. Adapun akhirat tidak akan pergi menghilang, lenyap dan tidak binasa. ALLAH berfirman:
"DAN SESUNGGUHNYA KAMPUNG AKHIRAT ADALAH LEBIH BAIK DAN ITULAH SEBAIK-BAIK TEMPAT BAGI ORANG YANG BERTAKWA,[YAITU] SURGA "ADN" YANG MEREKA MASUK KEDALAMNYA,MENGALIR DI BAWAHNYA SUNGAI-SUNGAI." (QS. AN-NAHL: 30-31)
5.Berusaha untuk mendapatkan kesenagan dunia dengan melupakan akhirat akan berakibat penyesalan dan mengakibatkan masuk ke dalam neraka. ALLAH berfirman:
"TIAP-TIAP YANG BERNYAWA AKAN MERASAKAN MATI. DAN SESUNGGUHNYA PADA HARI KIAMAT SAJALAH DI SEMPURNAKAN PAHALAMU. BARANGSIAPA DIJAUHKAN DARI NERAKA DAN DI MASUKKAN KE DALAM SURGA, MAKA SUNGGUH IA TELAH BERUNTUNG. KEHIDUPAN DUNIA ITU TIDAK LAIN HANYALAH KESENAGAN YANG MEMPERDAYAKAN." (QS. ALI-IMRAN :185)

Minggu, 26 November 2017

PDI SUDAH SIAPKAN SKENARIO UNTUK MENANG DI PILGUB JABAR

Bandung - Di tengah manuver politik sejumlah partai jelang Pilgub Jabar, PDIP justru terkesan tidak menunjukkan geliatnya.

Partai berlambang kepala banteng ini bahkan masih malu-malu menyebut nama figur yang akan diusung di Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Padahal PDIP ialah satu-satunya partai yang bisa mengusung nama pasangan calon sendiri tanpa koalisi dengan partai lainnya.

Karena PDIP memiliki 20 kursi di DPRD yang menjadi salah satu syarat mengusung pasangan calon pada ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Abdy Yuhana mengungkapkan partainya kini tengah sibuk melakukan konsolidasi internal.

Hal ini dilakukan untuk menyiapkan mesin partai demi memenangkan pasangan calon yang akan diusung nantinya.

Pasangan calon yang akan diusung sudah dikantongi namanya.

DPP partai tinggal mengumumkan nama pasangan calon tersebut.

"Kami sedang mencari momentum yang tepat untuk mengumumkan.

Sambil menunggu momen yang tepat, secara internal kami sedang melakukan konsolidasi partai untuk memastikan, ketika paslon diumumkan mesin partai bisa berjalan dengan efektif," kata Abdy, saat dihubungi, Senin (27/11/2017).

Tidak hanya itu, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan partai lain untuk membangun kekuatan di Pilgub Jabar.

Pasalnya, meski dapat mengusung pasangan calon sendiri, PDIP perlu menjalin koalisi dengan partai lainnya.

"Kami sedang menjalin komunikasi dengan partai yang belum memiliki paslon atau yang masih dinamis.

Karena kami perlu kerja sama politik dengan partai lain," ujarnya.

Abdy menambahkan partainya sudah menyiapkan skenario untuk menang di Pilgub Jabar.

"Siapapun yang diusung, kami sudah menyiapkan untuk memperjuangkan.

Pastinya, 2018 ini atmosfernya PDIP dan skenario yang dibuat untuk menang," ucap Abdy.

YD1JNI

Innalillahi, Ketua DKM Masjid Raya Jabar Wafat

Bandung - Inna lillahi wa inna ilahi raji'un.

Sosok sentral Masjid Raya Jawa Barat (Jabar) Tjetje Soebrata meninggal dunia.

Ketua DKM Masjid Raya Jawa Barat tersebut mengembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (26/11/2017) pukul 14.40 WIB.

Tjetje meninggal di usia 65 tahun, setelah sebelumnya dirawat di RS karena sakit.

"Kita semua berduka. Seluruh keluarga di masjid berduka.

Kita kehilangan sosok ayah," ucap Sekretaris DKM Masjid Raya Bandung Aos Sutisna di rumah duka almarhum di Jalan Situ Cileunca, Cijagra, Buahbatu, Kota Bandung.

Tjetje meninggal dunia akibat sakit komplikasi yang ia derita.

Sempat dibawa ke rumah sakit Borromeus, namun takdir berkata lain.

Tjetje mengembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit itu.

"Beliau sakit komplikasi, punya gula juga.

Penyakitnya sudah lama," ucap
Jasad almarhum saat ini sudah berada di rumah duka.

Sejumlah keluarga, kerabat dan warga lain tampak hadir di rumah duka.

Suasana haru selimuti rumah duka.
Tjetje sudah hampir 20 tahun menjabat sebagai Ketua DKM Masjid Raya Bandung.

Lamanya menjabat, membuat rekan-rekan pengurus Masjid Raya Bandung kehilangan.

"Selama ini beliau panutan kami. Sosoknya bijak, humanis, pandai dan tidak pernah membeda-bedakan orang.

Kita sangat kehilangan," kata dia.
Rencananya, Tjetje akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kiaraeunyeuh, Soreang, Kabupaten Bandung, besok sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelum dikebumikan, rencananya jasad almarhum akan disalatkan di Masjid Raya Bandung.
Tjetje meninggalkan empat orang anak dan empat cucu.

Istrinya, Tuti Siti Fatimah telah lebih dahulu meninggalkan Tjetje.

Selain menjabat sebagai ketua DKM, Tjetje juga tercatat pernah menduduki jabatan penting di lingkungan pemerintahan Kota Bandung. Bahkan, Tjetje berdinas di Pemkot Bandung sejak era Wahyu Hamidjaja, Aa Tarmana hingga Dada Rosada.

YD1JNI