Dewasa ini sebagian orang ada yang merasa alergi ketika mendengar kata tahlilan. Setiap kata itu disebut di depannya, maka yang hadir di benaknya adalah bahwa itu perbuatan bid’ah yang haram untuk dilakukan. Ketika diminta untuk menyampaikan dalil pengharamannya, maka ia akan menjawab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melakukannya
[1] dan tahlilan merupakan ajaran agama Hindu yang diadopsi dan dimasukkan ke dalam Islam. Benarkah pendapat yang demikian itu? Untuk menjawabnya, mari kita simak uraian demi uraian dalam buku ini dan semoga Allah subhanahu wa ta’ala
menjernihkan hati kita sehingga kita bisa memahaminya dengan baik.
Pengertian dan Asal Mula Kata Tahlilan
Kalau kita membuka kamus-kamus bahasa Arab, misalnya al-Mu’jam al-Wasith, al-Munawwir dan sebagainya, akan kita temukan bahwa tahlilan itu berasal dari kata dalam bahasa Arab, yakni: ﻫَﻠَّﻞَ - ﻳُﻬَﻠِّﻞُ - ﺗَﻬْﻠِﻴﻼًَ - ﺃَﻱْ ﻗَﺎﻝَ : ﻻَ ﺍِﻟَﻪَ ﺍِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ yang artinya membaca kalimat tauhid laa ilaaha illallaah. Kalimat tauhid adalah kalimat persaksian yang menegaskan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah subhanahu wa ta’ala , dan ia termasuk ke dalam salah satu bentuk dzikir kepada Allah, bahkan dikatakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai dzikir yang paling afdhal.
Simaklah hadits berikut ini:
ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮِ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ
“Sebaik-baik dzikir adalah laa ilaaha illallaah”
(HR Imam Tirmidzi dari Jabir bin Abdullah ra).
Sabtu, 16 September 2017
Makna tahlilan
Keharusan sabar menghadapi ujian
KEHARUSAN SABAR DALAM MENGHADAPI UJIAN ALLAH
ﻭَﻟَﻨَﺒْﻠُﻮَﻧَّﻜُﻢْ ﺑِﺸَﻲْﺀٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻮْﻑِ ﻭَﺍﻟْﺠُﻮﻉِ ﻭَﻧَﻘْﺺٍ ﻣِﻦَ ﺍﻷﻣْﻮَﺍﻝِ ﻭَﺍﻷﻧْﻔُﺲِ ﻭَﺍﻟﺜَّﻤَﺮَﺍﺕِ ﻭَﺑَﺸِّﺮِ ﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦ
َ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar . [2:155]
Ayat ini memberikan kabar bahwa Allah SWT pasti memberikan ujian kepada hambaNya.
Dalam menafsirkan ayat di atas, Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, (pada ayat ini) Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan bahwa Dia menguji dan menempa para hamba-Nya.
Terkadang (mengujinya) dengan kebahagiaan , dan suatu waktu dengan kesulitan, seperti rasa takut dan kelaparan.
Dalam ayat lain Allah SWT juga berfirman :
ﻭَﻟَﻨَﺒْﻠُﻮَﻧَّﻜُﻢْ ﺣَﺘَّﻰ ﻧَﻌْﻠَﻢَ ﺍﻟْﻤُﺠَﺎﻫِﺪِﻳﻦَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻭَﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ ﻭَﻧَﺒْﻠُﻮَ ﺃَﺧْﺒَﺎﺭَﻛُﻢ
ْ
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu [ QS. Muhammad 47:31]
Makna bisyai’in dalam ayat diatas artinya sedikit.
Jadi Allah hanya menimpakan ujian kepada Hambanya sedikit dari perasaan takut , lenyapnya harta bendanya [ naqshim minal amwal ] dan dan sebagian dari sanak saudaranya [ al anfus ].
Dan ujung dari ujian adalah perintah untuk sabar tidak berkeluh kesah dan minta disegerakan.
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺻَﺎﺑَﺘْﻬُﻢْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٌ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺇِﻧَّﺎ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥ
َ
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun “[ 2:156]
Disini mengangdung keutamaan mengucapkan kalimat istirja,yaitu innalillahi wa inna ilaihi rooji’un.
hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap kali musibah menimpa seorang muslim dan ia mengucapkan istirja’ dan kemudian melanjutkannya dengan ucapan:
‘Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berikan kepadaku ganti yang lebih baik darinya,’ pastilah Allah mengabulkannya, yakni memberinya ganti yang lebih baik’ .[ HR. Muslim]
ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺻَﻠَﻮَﺍﺕٌ ﻣِﻦْ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻭَﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﻤُﻬْﺘَﺪُﻭﻥ
َ
Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk . [2:157]
Imam al Qurthubi rahimahullah : “Ini merupakan rangkaian kenikmatan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi orang-orang yang bersabar dan mengucapkan kalimat istirja’.
Yang dimaksud “shalawat” dari Allah bagi hamba-Nya, yaitu
ampunan, rahmat dan keberkahan, serta kemuliaan yang diberikan kepadanya di dunia dan di akhirat.
Sedangkan kata “rahmat” diulang lagi, untuk menunjukkan penekanan dan penegasan makna yang sudah disampaikan”.
Allah lalu memberi balasan berupa hidayah [petunjuk ] bagi merkea yang sabar dengan tetap dalam ketaqwaannya, dalam menerima ujian dari Allah SWT.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
ﻣَﺎ ﺃَﺻَﺎﺏَ ﻣِﻦ ﻣُّﺼِﻴﺒَﺔٍ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۗ ﻭَﻣَﻦ ﻳُﺆْﻣِﻦ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻳَﻬْﺪِ ﻗَﻠْﺒَﻪُ ٦٤: ١١
“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.” [at Taghabun/64:11]
Wallahu a’lam bi ash-showab
Bandung Ustadz Yachya Yusliha
Jumat, 15 September 2017
.Saat terjadinya kiamat
Pendahuluan :
® Sebagai seorang Muslim kita semestinya beriman dengan keimanan yang teguh bahawa detik berlakunya hari Kiamat pasti akan datang.
Beriman kepada hari Kiamat merupakan satu dari pada rukun Iman yang wajib di perlakukan kebenarannya, manakala mengingkarinya bererti seseorang itu keluar dari agama Islam.
Hari Kiamat yang akan menutup setiap inci pintu taubat, haruslah senantiasa di insafi oleh setiap individu Muslim agar tidak tergolong dalam kalangan hamba-Nya yang rugi.
Maha Besar kebijaksanaan dan keesaan Allah swt yang telah merahasiakan tarikh sebenarnya berlakunya hari Kiamat.
Keadaan ini tidak lain, adalah untuk memastikan manusia itu senantiasa bersedia untuk menghadapi saat getir tersebut.
Terdapat beberapa tanda hari Kiamat yang telah dijelaskan oleh Baginda Sallallahu ‘alaihi wassalam, antaranya menerusi sabda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wassalam dan juga menerusi ayat-ayat Al-Qur’an.
Semestinya, adalah sesuatu yang amat mustahil untuk manusia membuat kiraan dan caturan bagi mengetahui tarikh sebenarnya ataupun tarikh jangkaan berlakunya hari Kiamat.
Namun, kesemua tanda-tanda hari Kiamat tersebut di nyatakan, adalah agar umat Islam sentiasa berada dalam keadaan bersedia untuk menghadapinya.
Marilah sama-sama kita mempersiapkan diri dengan ilmu yang bermanfaat serta mendalami ilmu berkaitan agama agar ibadah kita dapat di perbaiki dari segi kualitinya dari masa ke masa.
Inilah di antara bentuk usaha untuk mempersiapkan diri menjelang detik berlakunya hari Kiamat.
Firman Allah s.w.t yang bermaksud: “Dan bahwa sesungguhnya hari Kiamat itu tetap akan datang, tidak ada barang syak padanya, dan bahwa sesungguhnya Allah swt akan membangkitkan (menghidupkan semula) orang-orang yang berada dalam kubur.” (surah al-Haj, ayat 7).
Apa itu Hari Kiamat?
Hari Kiamat merupakan hari yang di gambarkan sebagai musnahnya seluruh alam dan bumi dan kebangkitan semula.
Kiamat berasal dari perkataan bahasa Arab iaitu ﻗﻴﺎﻡ yang bermaksud bangkit atau bangun.
Sedangkan hari kiamat (kehancuran alam semesta berserta dengan isinya) dalam bahasa Arab adalah “As-Saa’ah”.
Ia merupakan satu kepercayaan dalam agama samawi, termasuk Yahudi, Kristian dan Islam.
Hari kiamat adalah saat berakhirnya kehidupan di dunia atas kehendak dan kekuasaan Allah Subhanahu Wata’ala pada saat itu, semua alam dan makhluk akan hancur lebur hanya Allah saja yang hidup dan berkuasa.
Kita mengenal kiamat ada dua,yaitu :
1. Kiamat Sugra (kecil)
2. Kiamat Kubra (besar)
Kiamat sugra adalah kiamat kecil. Artinya rusaknya atau musnahnya sebagian alam yang membawa kemusnahan makhluk hidup.
Contoh kiamat sugro adalah gempa bumi, banjir, gunung meletus, dan bencana alam lainnnya dan kematian seseorang.
Kiamat kubra ialah kiamat besar.
Artinya terjadinya kehancuran seluruh alam serta kehidupan.
Pada kiamat kubro tidak ada satu makhluk pun yang mampu bertahan hidup.
Hari kiamat di mulai dengan di tiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil atas perintah Allah.
Pada hari kiamat bumi bergoncang dengan sangat hebat, gunung-gunung berterbangan seperti kapas, tertiup angin.
Semua yang ada di bumi dan langit menjadi rusak binasa.
Planet-planet di angkasa bertabrakan dan menimbulkan suara dahsyat.
Manusia, hewan dan semua makhluk akan mati.
Tanda-tanda kecil kiamat (kiamat sugra) .
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengetahui waktu tiba terjadinya hari akhir atau hari kiamat.
Namun Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wassalam, telah mengabarkan beberapa tanda sebelum hari kiamat terjadi, antaranya ialah:
1. Zina bermaharajalela.
“Dan tinggallah manusia-manusia yang buruk, yang seenaknya melakukan persetubuhan seperti himar (keldai).
Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang.” – Sahih Muslim.
2. Bermaharajalela musik.
Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan dan perubahan muka.
”Ada yang bertanya kepada Rasulullah; “Wahai Rasulullah bila hal ini terjadi ?” Baginda menjawab; “Apabila telah bermaharajalela bunyi-bunyian (musik) dan penyanyi-penyanyi wanita” – Ibnu Majah.
3. Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radiallahu ‘anhu:
“Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah akan muncul pakaian-pakaian wanita dan apabila mereka memakainya keadaannya seperti telanjang.”
4. Banyaknya berlaku pergaduhan dan pembunuhan.
“Kiamat tidak akan berlaku kecuali apabila ilmu telah diangkat, banyaknya berlaku gempa bumi, timbulnya huru-hara dan banyak pergaduhan yaitu pembunuhan – Sahih Bukhari.
5. Negara Arab menjadi padang rumput dan sungai.
Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai.” – Sahih Muslim.
6. Riba Bermaharajalela .
Di antara tanda-tanda kecil dekatnya hari kiamat ialah munculnya riba secara bermaharajalela di tengah-tengah masyarakat dan ke tidak pedulian mereka terhadap makanan yang haram.
Di dalam suatu hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Masud r.a ,dari Nabi Muhammad SAW , baginda bersabda:
ﺑﻴﻦ ﻳﺪﻱ ﺍﻟﺴﺎ ﻋﺔ ﻳﻈﻬﺮ ﺍﻟﺮﺑﺎ
Artinya “menjelang datangnya hari kiamat apabila bermaharajalela riba” .
Kandungan atau isi hadis ini terbukti pada banyak kaum muslimin pada masa sekarang ini.
mereka tidak memilih yang halal. Bahkan mereka kumpulkan saja harta baik dari jalan halal maupun dari jalan haram.
Hal ini disebabkan kerana keterlibatan mereka dalam muamalah riba.
Banyak bank menggunakan cara riba dan ramai orang ramai yang terjerumus.
7. Banyak Gempa Bumi
Dari Abu Hurairah r.a katanya : Rasulullah SAW bersabda :
ﻻﺗﻘﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ ﺣﺘﻰ ﺗﻜﺜﺮ ﺍﻟﺰﻻﺯﻝ
Artinya “tidak akan datang hari kiamat sehingga banyak terjadi gempa bumi”.
Gempa bumi yang dimaksudkan di sini ialah bagi menurut Ibnu Hajar berkata “ tidak banyak terjadi gempa bumi di negara-negara bahagian utara, timur dan barat , tetapi yang dimaksudkan oleh hadis itu ialah gempa bumi secara merata dan terus – menerus.
8. Banyak terjadi tanah runtuh, perubahan bentuk muka bumi dan rusuhan.
Diriwayatkan dari Aisyah r.a ia berkata : Rasulullah s.a.w bersabda :
ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻰ ﺍﺧﺮ ﻫﺬﻩ ﺍﻻﻣﺔ ﺧﺴﻒ ﻭﻣﺴﺦ ﻭﻗﺬﻑ ﻗﺎﻟﺖ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ، ﺍﺗﻬﻠﻚ ﻭﻓﻴﻨﺎ ﺍﻟﺼﺎ ﻟﺤﻮﻥ ؟ ﻗﺎﻝ : ﻧﻌﻢ ﺍﺫﺍ ﻇﻬﺮ ﺍﻟﺨﺒﺚ
Artinya: “pada akhir umat ini akan terjadi tanah runtuh , perubahan bentuk muka bumi ,dan kerusuhan.
” Aisyah berkata saya bertanya , “ Wahai rasulullah , apakah kami akan binasa padahal di kalangan kami masih ada orang -orang soleh ? baginda menjawab , “ ya , apabila keburukan telah bermaharajalela.
Tanah runtuh itu sudah pernah terjadi beberapa tempat di timur dan di barat pada zaman sebelum kita ini.
Dan pada masa kita sekarang ini banyak sekali terjadi tanah runtuh itu di berbagai tempat. ini merupakan peringatan akan datangnya azab yang pedih dari Allah swt terhadap hamba-hamba Nya, serta sebagai hukuman bagi ahli -ahli bidah dan maksiat, agar manusia dapat mengambil pengajaran dan kembali kepada tuhannya.
Selain itu, agar mereka mengetahui bahwa kiamat telah dekat dan bahwa tidak ada tempat berlindung dari azab Allah melainkan kepadanya jua.
9. Lenyapnya orang-orang soleh
Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah lenyap atau habisnya orang-orang soleh dan sedikitnya orang -orang baik.
Demikian pula sebaliknya ,semakin ramai orang yang jahat sehingga akhirnya tidak ada lagi yang tinggal melainkan oran-orang yang jahat .
Dan pada masa keadaan manusia seperti inilah kiamat itu datang .
Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Amr r.a ia berkata ,Rasulullah SAW bersabda:
ﻻﺗﻘﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﺎﺧﺬﺍﻟﻠﻪ ﺷﺮﻳﻄﺘﻪ ﻣﻦ ﺍﻫﻞ ﺍﻷﺭﺽ ﻓﻴﺒﻘﻰ ﻓﻴﻬﺎ ﻋﺠﺎﺣﺔ ﻻ ﻳﻌﺮﻓﻮﻥ ﻣﻌﺮﻭﻓﺎ ﻭﻻ ﻳﻨﻜﺮﻭﻥ ﻣﻨﻜﺮﺍ
“ Tidak akan datang hari kiamat sehingga Allah mengambil orang-orang yang baik dan ahli agama di muka bumi, maka tidak ada yang tinggal padanya kecuali orang-orang hina dan buruk yang tidak mengetahui yang makruf dan tidak mengingkari kemungkaran .
Maksudnya Allah mewafatkan orang-orang yang ahli kebaikan dan agama hingga tinggal orang-orang yang hina dan tidak memiliki kebaikan sama sekali.
Hal ini terjadi ketika ilmu tentang agama sudah diambil oleh Allah dan manusia telah menjadikan pemimpin-pemimpin yang jahil yang berfatwa tanpa berdasarkan ilmu.
10. Ramainya kaum wanita dan sedikitnya kaum lelaki .
Anas r.a berkata , “Sesungguhnya aku ingin menyampaikan kepada anda suatu hadis yang tidak akan di sampaikan kepada anda oleh seorang pun sesudahku, yaitu aku mendengar Rasulullah saw bersabda:
ﻣﻦ ﺍﺷﺮﺍﻁ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ ﺍﻥ ﻳﻘﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﻳﻈﻬﺮ ﺍﻟﺠﻬﻞ ﻭﻳﻈﻬﺮ ﺍﻟﺰﻧﺎ ، ﻭﺗﻜﺜﺮ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻭﻳﻘﻞ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﺣﺘﻰ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﺨﻤﺴﻴﻦ ﺍﻣﺮﺍﺓ ﺍﻟﻘﻴﻢ ﺍﻟﻮﺍﺣﺪ .
Artinya : Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah sedikitnya ilmu agama , bahkan bermaharajalelanya kebodohan dan penzinaan, ramainya kaum wanita, dan sedikitnya kaum laki-laki, sehingga bagi lima puluh orang wanita hanya terdapat satu orang laki-laki .”
Menurut zahirnya , hal ini merupakan petanda semata-mata bukan kerana sebab lain , bahkan Allah swt mentakdirkan bahwa pada akhir zaman nanti sedikit sekali orang yang melahirkan anak laki-laki dan ramai melahirkan anak perempuan.
YD1JNI
Apa Arti Hidup di Duni yang pana
® Pernahkah anda berfikir, apa sebenarnya tujuan hidup manusia.
Setiap hari kita selalu sibuk dengan rutinitas yang rantai perputarannya bisa di katakan tak berujung.
Dikala keadaan yang demikian pun tak jarang seseorang yang terjebak di dalamnya yang mengakibatkan berputus asa dalam kehidupan ini.
Sahabat triple zero, ketahuilah. Adanya kesedihan, kesulitan hidup, kesenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan merupakan anugerah dari Alloh swt .
Di ciptakannya hal itu agar kita selalu senantiasa mendapatkan rahmat dari tuhan.
Bayangkanlah jika kita tidak bisa merasakan hal itu, maka kita laksana batu dan kayu, tak ada rasa dan tak ada asap.
Hidup pun terasa hampa.
Tujuan Hidup Manusia Hanyalah untuk Beribadah Kepada Alloh swt.
Tujuan hidup manusia di dunia ini hanyalah untuk mengabdikan diri kepada Alloh swt.
Sebagaimana firman Allah:
Tidak semata-mata kami menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah.
YD1JNI
Harus menjalin baik dengan tetangga
Menjaga Hubungan Baik Dengan Tetangga - Tetangga adalah orang-orang yang tempat tinggalnya atau rumahnya berdekatan dengan kita.
Menjaga hubungan baik dengan tetangga menjadi suatu keharusan bagi kita, agar kita dapat hidup berdampingan secara baik.
Tetangga menjadi sangat penting, dimana merekalah yang pertama kali akan membantu kita dalam berbagai kesulitan atau musibah yang menimpa kita.
Untuk itu maka sudah sepantasnya kita menjalin hubungan yang erat dengan tetangga, saling menghormati dan mencinta serta berkomunikasi dengan baik.
Tetangga dapat dikategorikan sebagai saudara terdekat kita.
Jika kita membutuhkan bantuan dengan segera, terlebih di tengah malam, kita tidak akan segera mendapat bantuan dari saudara kita yang rumahnya jauh dari kita, maka tetanggalah yang dapat dengan segera membantu kita.
Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga hubungan baik dengan tetangga.
Berikut ini adalah beberapa cara menjaga hubungan baik dengan tetangga :
1. Jangan menyakiti tetangga
Perbuatan menyakiti tetangga baik dengan perkataan atau perbuatan merupakan hal yang dapat merusak hubungan baik dengan tetangga.
Jangan kita menghina atau mencela tetangga kita, baik secara langsung atau dengan mengatakannya kepada orang lain.
Rasulallah Shallalllahu 'alaihi wasallam bersabda " Barang siapa yang beriman kepada ALLAH subhanahu wata'ala dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya ". (HR.Bukhari).
2. Menolong kesulitan tetangga
Untuk menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah dengan menolong tetangga yang sedang dalam kesulitan.
Bila kita mengetahui ada diantara tetangga kita yang berada dalam kesulitan, sebaiknya kita mengunjunginya, tanyakan apa kesulitannya.
Bantulah kesulitan tetangga sesuai dengan kemampuan kita, baik itu berupa materi ataupun non materi.
Rasulallah Shallalllahu 'alaihi wasallam bersabda " Bukanlah seorang mu'min, orang yang kenyang sementara tetangganya kelaparan di sampingnya". (HR.Bukhari).
3. Bersikap ramah tamah
Bersikap ramah tamah terhadap tetangga adalah perbuatan yang dapat mempererat hubungan baik seperti tersenyum dan memberi salam saat bertemu, berkata-kata dengan perkataan yang baik dan lembut.
ALLAH subhanahu wata'ala berfirman, yang artinya " Perkataan yang baik dan pemberian ma'af lebih baik dari sedekah yang di iringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan yang penerima).
ALLAH maha kaya lagi maha penyantun ". (QS.AL-Baqarah:263).
4. Toleransi dengan tetangga
Toleransi dengan tetangga adalah sesuatu yang harus dilakukan selama hal itu bukan sesuatu yang negatif.
Berikan toleransi terhadap tetangga kita seperti jangan mengeluarkan kata yang keras/berteriak-teriak atau membuat kegaduhan di rumah kita sehingga dapat mengganggu ketentraman tetangga kita dan hal-hal lain yang dapat merusak toleransi bertetangga.
Rasulallah Shallalllahu 'alaihi wasallam bersabda " Sebaik-baik sahabat adalah yang paling baik terhadap sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga adalah yang paling baik terhadap tetangganya ". (HR.Tirmidzi).
5. Menutupi aib tetangga
Membicarakan kejelekan atau aib seseorang adalah perbuatan yang sangat tercela, terlebih lagi membicarakan aib tetangga sendiri.
Janganlah menceritakan aib tetangga kita kepada orang lain, cukuplah hanya kita yang mengetahui.
Rasulallah Shallalllahu 'alaihi wasallam bersabda " Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka ALLAH akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat ". (HR.Muslim).
Itulah beberapa cara menjaga hubungan baik dengan tetangga.
Bila kita dapat melakukan semua itu, maka kita akan dapat hidup berdampingan secara baik, tentram dan penuh kasih sayang.
Ajarkan kepada keluarga kita untuk senantiasa bersikap baik terhadap tetangga.Semoga artikel ini bermanfaat.
Detik detik kematian Nabi Muhammad saw.
Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum wafat.
Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah.
Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kmdn, penuhlah Masjid dg para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendpt taushiyah dr Rasulullah SAW.
Beliau duduk dg lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yg tengah dilderitanpya.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat2 ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yg layak di sembah?"
Semua sahabat menjawab dg suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kpd kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu2nya Tuhan yg layak disembah."
Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."
Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yg Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.
Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yg menjadikan para sahabat sedih dan terharu.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dg manusia."
Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing2 berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita? Kamilah yang banyak berhutang kpd Rasulullah".
Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.
Tiba2 bangun seorang lelaki yg bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sblm masuk Islam, dia berkata:
"Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".
Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah wahai Ukasyah".
Maka Ukasyah pun mulai bercerita:
"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tsb tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri di
belakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah".
Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yg sama."
Dengan suara yg agak tinggi, Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."
Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian.
Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pd Ukasyah. "Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. bukankah Baginda sedang sakit..!?"
Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.
Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"
Bilal menjawab dg nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah utk memukul Rasulullah"
Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata:
"Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sdg sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya".
Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".
Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.
Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.
Tiba2 Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yg pertama beriman dg apa yg Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabtnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku".
Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".
Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:
"Ukasyah..! kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yg boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!."
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".
Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah, tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.
Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dg Ukasyah" .
Ukasyah semakin dekat dg Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.
Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dengan memukul kami sesungguhnya itu sama dg menyakIiti kakek kami, wahai Paman."
Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dg Paman Ukasyah".
Begitu sampai di tangga mimbar, dg lantang Ukasyah berkata:
"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini."
Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:
"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah"
Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa ber-lama2 dlm keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yg sangat indah, sedang bbrp batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.
Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu ber-lebih2an. Nanti Allah akan murka padamu."
Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis se-jadi2nya,
Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku
melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dg tubuhmu.
Seumur hidupku aku ber-cita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka.
Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah..."
Rasulullah SAW dg senyum berkata:
"Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!"
Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.
Semoga dengan membaca ini bila ada air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah SWT....
Allahumma sholli 'alaa Muhammad.
Allahumma sholli 'alayhi wassalam ...
Semoga Allah Swt. Sll meridloi kita semua, Amin
.....
NB:
Yuk kita posting di medsos tentang keagungan Rosulullah...
⛔ jangan sampai kisah ini kalah populer dibanding pemberitaan yg ada saat ini,
"الصلاة والسلام عليك يارسول الله....: `Assalaamu'alaikum WR WB. Bapak/Ibu dan teman-teman semuanya.
Seluruh dunia mencintai Nabi SAW.
*Kami ingin mengajak 500,000,000 Shalawat kepada sahabat yang mencintai Rasul Muhammad SAW.*
Dgn ribuan orang berdikir Smg negara indonesia ini diselamatkan Allah SWT
*Hanya baca dan sebarkan kepada rekan rekan*
*KITA SEMUA UMAT*
*R A S U L U L L A H S A W*
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
*ALLAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD, WA 'ALA AALI MUHAMMAD,*
كما صليت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا ابراهيم
*KAMAA SHALLAITA 'ALA IBRAHIM, WA 'ALA AALI IBRAHIM,*
وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
*WABAARIK 'ALA MUHAMMAD, WA 'ALA AALI MUHAMMAD,*
كما باركت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا ابراهيم فى العالمين انك حميد مجيد
*KAMAA BAARAKTA 'ALA IBRAHIM, WA 'ALA AALI IBRAHIM, FIL 'ALAMIN INNAKA HAMIDUM MAJID*
YA~ALLAAH يا الله
YA~RAHMAAN يا رحمن
YA~RAHIIM يا رحيم
YA~MALIK يا ملك
YA~QUDDUUS يا قدوس
YA~'AZIIZ يا عزيز
YA~'ALIIM يا عليم
YA~JABBAAR يا جبار
YA~GHANIYY يا غني
YA~LATHIIF يا لطيف
YA~KHABIIR يا خبير
YA~AWWAAL يا أول
YA~AAKHIR يا آخر
YA~BASHIIR يا بصير
YA~SHABUUR يا صبور
YA~SHAMAD يا صمد
YA~MUJIIBU يا مجيب
YA~WAAJIDU يا واجد
YA~RA'UUF يا رؤوف
YA~QAADIR يا قادر
YA~WAAHID يا واحد
YA~HALIIM يا حليم
YA~HAYYU يا حي
YA~QAYYUUM يا قيوم
YA~SALAAM يا سلام
YA~JABBAAR يا جبار
YA~MUTAKABBIR يا متكبر
YA~KHAALIQ يا خالق
YA~BAARI يا بارئ
YA~RAZZAAQ يا رزاق
*Kirim nama ALLAH kepada semua teman Muslim dan INSHAA ALLAH dalam beberapa menit nanti ramai orang bersama sama membaca keindahan nama ALLAH*
*Tolong teruskan message ini..!*
►
*Anggaplah sebagai sedekah Jariyah..!*
►
*Jangan lupa untuk menghantar kepada rekan rekan anda..!*
►
*Tolonglah ! walaupun anda tak mau membacanya, hanya hantar kepada rekan rekan yang lain..!*
*► Astaghfirullah !*
أستغفر الله
► Astaghfirullah !
أستغفر الله
► Astaghfirullah !
أستغفر الله
*► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.*
حسبنا الله ونعم الوكيل
► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
حسبنا الله ونعم الوكيل
► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
حسبنا الله ونعم الوكيل
► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
حسبنا الله ونعم الوكيل
► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
حسبنا الله ونعم الوكيل
► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
حسبنا الله ونعم الوكيل
y
► Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
حسبنا الله ونعم الوكيل
►
* Selesai membacanya, kirim kepada teman lain. Dalam beberapa menit, berjuta orang akan membaca. Anda tak akan rugi apa apa pun, biarkan sentiasa berjalan..! Wassalamualaikum wr wb.``
Jaga lima sebelum datang yang lima
1. Masa muda sebelum tua.
2. Masa sehah sebelum sakit.
3. Masa sempat sebelum sempit.
4. Masa kaya sebelum pakir.
5. Masa hidup sebelum mati.