Sabtu, 08 April 2017

Ribuan bobotoh persib mulai berdatangan

Bandung - Ribuan bobotoh mulai berdatangan ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menyaksikan laga uji coba antara Persib Bandung melawan Bali United.

Laga ini menjadi laga ujicoba terakhir yang akan dijalani Persib Bandung sebelum Liga 1 dimulai. Dalam laga uji coba kali ini rencananya Persib Bandung akan menurunkan skuat bayangannya di Liga 1.

Animo bobotoh terlihat begitu tinggi menyaksikan laga hari ini. Kehadiran para pemain top seperti Michael Essien, Carlton Cole di skuat Persib menjadikan laga ini menyedot kehadiran bobotoh di stadion. Mereka ingin melihat secara langsung permainan dari kedua pemain berlabel mahal tersebut.

Pantauan TRIPLEZERO sejak pukul 14.00 WIB ribuan bobotoh mulai berdatangan ke stadion. Tidak hanya didominasi kaum pria, perempuan juga terlihat ikut hadir di stadion untuk menyaksikan ujicoba yang diberi tajuk "Tarung Bintang Asli".

Salah seorang bobotoh Andri (23) mengaku, hadir ke stadion ingin melihat permainan dari dua bintang mahal yang direkrut Persib. Dia hadir bersama tiga temannya. "Pengen tahu permainan mereka gimana. Kemarin-kemarin kan belum keliatan," ujar dia, di Stadion GBLA, Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (8/4/2017).

Dia memprediksi laga ini ini akan berlangsung menarik. Dia berharap Persib bisa memenangkan laga ini. "Walaupun ujicoba tapi tetap harus menang. Saya prediksi menang 3-0," katanya.

Sampai saat ini bobotoh masih berdatangan. Sejumlah bobotoh mulai masuk ke area dalam stadion. Sebelum masuk satu persatu penonton harus menunjukan tiket. Sedikit terjadi insiden di area pintu A. Sejumlah bobotoh yang sudah mengantre tidak bisa masuk karena pintu masih dikunci. Namun konidisi ini Tidak berlangsung lama dan bisa ditangani pihak panpel.

Jumat, 07 April 2017

Festival kali bersi di gelar di banyuwangi

Banyuwangi - Jika biasanya Festival Kali Bersih (Sungai Bersih) digelar di Kali Lo Banyuwangi. Di tahun ke empat ini semangat kali bersih digeser ke Sungai Dam Durrahman, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, menjadikan sungai sebagai elemen penting dari sebuah daerah bukanlah hal yang mudah. Upaya itu membutuhkan waktu, mengingat budaya masyarakat yang masih menjadikan sungai sebagai pembuangan limbah. Ajang festival dipilih sebagai salah satu cara, karena sifat festival yang identik dengan hal menyenangkan, dan diharapkan bisa menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi.

"Permasalan terbesar karena kesadaran masyarakat. Ini kan soal budaya tentang kebersihan. Kita gugah dengan festival. Hulu hilir subgai ke laut ini jadi PR kita karena tercemar dengan limbah masyarakat," kata Anas usai membuka Festival Kali Bersih di Dam Durrahman, Desa Badean, Rogojampi, Banyuwangi, Sabtu (8/4/2017).

Dengan membersihkan sungai, kata Anas, berarti ikut berkontribusi membangun Banyuwangi. Kebersihan sungai juga ikut menentukan daya saing wisata karena wisatawan sangat menikmati daerah yang lingkungannya bersih. Gerakan ini juga sebagai kampanye masif yang menyuarakan supaya warga peduli akan kebersihan lingkungan dan merdeka dari sampah. Apalagi aliran sungai ini bermuara ke Pantai Blimbingsari.

Riwan kamil kukuhkan relawan di purwakarta

Purwakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengukuhkan posko relawan Baraya Ridwan Kamil (Barka) di Purwakarta. Emil, sapaan karibnya, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Purwakarta yang mendukungnya maju di Pilgub Jabar.

"Saya mengucapkan terima kasih atas banyak inisiatif masyarakat atau kelompok Barka. Beberapa daerah minta dikunjung dan dilantik. Salah satunya Purwakarta," kata Emil usai melantik Barka Purwakarta di Jalan KK Singawinata, Jumat (7/4/2017).

Emil mengatakan posko Barka di Purwakarta bukan yang pertama dilantik olehnya. Sebelumnya, lanjut dia, sudah lebih dulu mengukuhkan posko Barka di Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Cirebon.

Kepada Barka, Emil berpesan agar dalam Pilgub Jabar nanti bisa menampilkan kampanye putih. Artinya tidak melakukan provokatif atau hal-hal negatif lainnya, sehingga bisa mewujudkan demokrasi yang sehat.

"Kita berharap Pilkada Jabar jadi nasional. Saling adu gagasan, visi dan solusi. Bukan dengan tindakan provokatif, negatif. Menang dengan santun. Apa yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta tidak terulang di Jabar," jelas dia.

"Seperti pepatah sunda, laukna benang, caina herang (ikannya dapat, airnya jernih)," menambahkan.

Meski sudah banyak mendapat dukungan dari masyarakat, pria berkacamata ini belum memutuskan akan maju lewat jalur independen atau partai. Pasalnya, dia masih melihat seberapa besar potensi dukungan.

"Komunikasi dengan partai terus dilakukan, independen juga. Dua-duanya ada plus minusnya. Kita lihat nanti yang mana lebih berpotensi," kata Emil.

Tim saber melakukan OTT

Jakarta - Tim Saber Pungli Jakarta Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kelurahan Pegadungan. Tim berhasil menangkap tangan MM, selaku lurah Pegadungan.

"Polres Jakarta Barat khususnya Tim Saber Pungli, berhasil menangkap tangan seorang aparat pemerintahan di tingkat kelurahan, Kamis (6/4). Inisialnya MM, beliau jabatan strukturalnya adalah lurah," ujar Ketua Tim Saber Pungli Jakarta Barat AKBP Adex Yudiswan, dalam keterangannya, Jumat (7/4/2017).

Operasi itu dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat tentang adanya pungli mengurus tanah girik. Tim saber pungli berhasil menyita sejumlah uang sebagai barang bukti.

"Sementara kita lengkapi administrasi yang kita sita itu ada padanya sebesar Rp 2 juta, dan kemudian dilakukan pengembangan oleh tim penyidik. Kita lakukan penggeledahan dan ditemukan Rp 5 juta yang ada pada tersangka," ujar Adex.

Pria yang juga menjabat wakapolres Jakarta Barat itu mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan. Dari keterangan tersangka, setiap orang yang mengurus tanah girik dipungut uang senilai Rp 2 juta.

"Sejauh ini, berdasarkan hasil pemeriksaan beragam ya. Kita lakukan penangkapan yang berdasarkan laporan dari warga sekitar. Bahwa tersangka meminta untuk pengurusan girik itu dua juta," sambung Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Andi Adnan.

MM dijerat dengan UU no 20 Tahun 2001 tentang Tindakan Pidana Korupsi. Ancaman Hukuman yang dia terima maksimal tiga tahun.

"Sesuai dengan UU no 31 pasal 12e,tahun 1999, diperbaharui dengan uu no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan hukuman 3 tahun penjara," ucap Andi.

"(Pelaku) masih dalam proses penyidikan kita lihat dulu unsur unsur terpenuhi, tapi dilihat dari ancaman hukumannya itu tiga tahun, tidak bisa ditahan," lanjutnya.

Selasa, 21 Maret 2017

Ridwan Kamil Klaim PIPPK 2016 Berhasil Tuntaskan Berbagai Masalah

Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengklaim adanya Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) tahun lalu di Kota Bandung, membuat pembangunan merata. Dana PIPPK tahun lalu mencapai Rp 207 miliar lebih.

"Perubahan itu cepat karena dibelanjakan oleh masyarakat sendiri dikerjakan oleh masyarakat sendiri, supaya merata. Tidak ada satu jengkal pun RW-RW yang tidak ada sentuhan pembangunan, supaya berdaya karena masyarakat yang mengerjakan dengan kerja sama," ujar Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (21/3/2017).

Emil mengatakan, Pencapaian PIPPK selama 2016 cukup baik, yakni sepanjang 526.000 meter persegi jalan-jalan lingkungan telah diperbaiki, 762 unit rumah warga miskin yang dibedah oleh masyarakat, 335 unit MCK umum dibangun, 210.000 meter gorong-gorong diperbaiki,51 taman-taman baru hadir di kewilayahan, 242 gapura baru menyambut di pintu masuk jalan-jalan kecil, 2.357 unit sumur resapan dibangun untuk penyerapan air tanah, 124 masjid direnovasi dan 700an titik lampu diperbaharui.

"Baru satu tahun saja angka-angka itu luar biasa. Jadi menandakan bahwa pembangunan yang merata ini konsep yang paling baik dalam mendistribusikan uang rakyat kembali ke rakyat," kata pria yang berlatarbelakang ahli tata kota tersebut.

Dia berharap lurah-lurah di Kota Bandung aktif untuk melihat berbagai permasalahan di wilayahnya sehingga bisa segera dituntaskan oleh PIPPK.

"Saya tidak mau lagi dengar ada rumah bilik di Kota Bandung, rumah berlantai tanah, ada warga tingal di kandang ayam. Kalau ada wartawan duluan yang menemukan berarti lurahnya tidak turun ke lapangan. Kalau mau juara lurah harus turun tangan, bukan tunjuk tangan," pesannya.

Mayat wanita muda tanpa indentitas

Garut - Mayat wanita muda tanpa identitas ditemukan di sebuah indekos, Jalan Muhammadiyah, Garut, Senin malam (20/3/2017). Diduga kematiannya karena overdosis minuman beralkohol. Polisi menemukan sebuah botol minuma beralkohol di lokasi kejadian.

Kapolsek Garut Kota Kompol A. Kustia mengatakan mayat tersebut saat ditemukan tertelungkup dengan mulut mengeluarkan busa. Di samping korban, terdapat botol air mineral yang berbau menyengat.

"Jadi malam itu dia ditemukan dengan posisi tertelungkup. Pas dibalik, mulutnya udah berwarna ungu dan berbusa, di sekujur tubuhnya juga sangat basah," katanya, Selasa (21/03/2017) dini hari, di RSUD Dokter Slamet Garut.

Senin, 20 Maret 2017

Ridwan Kamil Sudah Deklarasi Maju Pilgub, Dedi Mulyadi: Selamat!

Purwakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sudah menyatakan siap maju di Pilgub Jabar 2018. Bahkan Partai NasDem secara terbuka mendukung kiprahnya di Pilgub Jabar. Apa respon Dedi Mulyadi yang disebut-sebut akan maju?

"Saya mengucapkan selamat kepada Kang Emil yang sudah di deklarasikan oleh Partai NasDem sebagai cagub (Jabar)," kata Dedi Mulyadi di rumah dinasnya, Senin (20/3/2017).

Pria yang juga Bupati Purwakarta ini mengaku senang Emil lebih dulu melangkah. "Saya ikut berbahagia ada sahabat yang menyatakan lebih dulu mencalonkan. Tentunya ini langkah yang baik," ungkap dia.

Ketika disinggung terkait keputusan Emil yang terlalu dini menyatakan siap maju Pilgub Jabar, Dedi enggan mengomentarinya. Menurutnya, keputusan ini tentunya sudah berdasarkan berbagai pertimbangan.

"Enggak boleh menilai sahabat kita sendiri. Karena saya yakin Kang Emil mendeklirkan diri sudah berdasarkan pertimbangan matang, baik dari sisi aspek politik maupun aspek sosiologi," kata Dedi.

Ditanya soal langkah dia selanjutnya, Dedi terkesan masih menimbang-nimbang. Selain masih melihat hasil survey internal, pria yang kerap berpakaian pangsi ini mengikuti tradisi Partai Golkar.

"Tradisi di Partai Golkar itu, ada yang deklarasi jelang pendaftaran. Ada yang mengambil satu bulan sebelum (pendaftaran)," kata Dedi.

Menurutnya bagi Partai Golkar deklarasi bukan merupakan ritual yang harus dilakukan. Deklarasi diibaratkan seperti ikrar pertunangan sepasang kekasih jelang menikah.

"Kan pertunangan itu ada yang sederhana, ada juga yang meriah. Mungkin bagi Partai Golkar, konferensi pers juga cukup," ungkap Dedi.

"Setiap partai punya strategi masing-masing," tambahnya.

Lantaran masih punya waktu cukup banyak jelang pendaftaran, Dedi mengaku belum melakukan komunikasi dengan tokoh politik terkait niat pencalonannya. Namun komunikasi personal sebagai kepala daerah dan politisi sudah berjalan.

"Saya hari ini belum pernah berbicara dengan tokoh (politik) siapapun urusan Pilkada Jabar. Kalau konteksnya saya sebagai bupati dan ketua partai juga pasti berkomunikasi dengan siapapun," kata Dedi.