Rabu, 06 Desember 2017

Sering Makan Sisa Katering, Pria di Karawang Ini Obesitas Ekstrem

Karawang - Yudi Hermanto, pria asal Karawang mengalami kenaikan berat badan drastis.

Bobot badan pria 33 tahun itu mencapai 310 kilogram.

Saking beratnya, sejak 5 bulan lalu, Yudi tak bisa berjalan.

Bahkan untuk sekedar buang air, pria asal Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur itu menggunakan pispot.

Sejak Senin lalu (4/12), Yudi pun dirawar di RSUD Karawang.

"Apa aja dimakan," kata Yudi dengan nafas tersengal-sengal, saat ditemui tz di ruangan Pangkalan kamar 199, RSUD Karawang Rabu (6/12/2017).

Yudi bercerita, berat badannya mulai naik pada tahun 2015.

Saat itu, dia bekerja sebagai petugas sekuriti di perusahaan katering terkemuka di Karawang.

Yudi yang selalu bertugas malam hari, kerap diberi sisa makanan katering oleh sopir mobil catering.

"Setiap mobil lewat, biasanya supir selalu ngasih makanan sisa pesanan kepada satpam.

Nih buat makan," ujar Yudi menirukan ucapan satpam.

Yudi mengaku selalu menyantap makanan pemberian para sopir itu.

"Ya dimakan saja. Soalnya enak, ada daging ayam, sapi, ikan dan lainnya.

Semuanya saya suka. Enggak ada pantangan," kata Yudi.

Yudi bercerita, setelah bekerja selama setahun sebagai sekuriti, berat badannya mencapai 110 Kg.

Ia pun berhenti bekerja pada pertengahan tahun 2016.

Sejak saat itu ia pun menganggur.
Di waktu mengganggur, kebiasaan makan Yudi semakin tidak terkontrol.

Setiap hari, Yudi menghabiskan waktu dengan menonton TV dan makan.

"Setahun itu duduk terus, malas gerak sih dianya.

Makanan saja minta diambilkan," ungkap Siti Zaenah (55), ibu kandung Yudi.

Dalam satu tahun, kata Siti, bobot anak keduanya itu bertambah drastis.

Bahkan, menurut Siti, berat badan Yudi bertambah hingga 200 Kg.

"Sampai anak saya nggak bisa jalan kaki," ungkap Siti.

Hal itu, menurut Siti disebabkan oleh kebiasaan makan Yudi yang berlebihan.

Dibanding adik dan kakaknya, Yudi juga paling menonjol dalam urusan makan.

"Kalau masalah makan, dia paling banyak di rumah.

Hampir setiap saat mulutnya nggak berhenti ngunyah.

Ngemilnya banyak," ungkap Siti.
"Bahkan makanan sodara - sodaranya selalu diminta.

Baru selesai makan nasi, makan roti, terus saja makan," Siti Menambahkan.

Tim dokter RSUD Karawang menyatakan Yudi mengalami obesitas ekstrem.

Ruhimin, Kasubag Humas RSUD Karawang menyatakan, saat ini, Yudi sedang ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam.

"Kita sedang periksa darah pasien, kabar terakhir, kita sedang berupaya mengeluarkan cairan dari dalam perut pasien," kata Ruhimin kepada wartawan.

Kasus obesitas di Karawang bukan kali ini saja.

Sebelumnya Arya Permana, bocah 10 tahun yang disebut bocah terberat di dunia dengan berat badan 190 kilogram.

Saat ini Arya masih berjuang menurunkan berat badannya.
YD1JNI

Minggu, 03 Desember 2017

ANGKUTAN UMUM DI KOTA MAGELANG KEMBALI MOGOK

Magelang - Angkutan umum di Kota Magelang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Awak Angkutan Kota Magelang (Forkam) kembali melakukan aksi mogok hari ini.

Para pengemudi memilih tidak beroperasi lantaran adanya rencana aksi damai Forum Komunikasi Angkutan Umum (FKAU) Jawa Tengah di Kantor Gubernuran Kota Semarang terkait keberadaan angkutan online.

Ketua Forkam, Darsono, mengatakan, pihaknya sempat melakukan rapat bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Magelang pada Jumat (1/12/3017) kemarin.

"Dalam rapat, disepakati bahwa kita akan melakukan mogok sebagai bentuk solidaritas dari aksi di Semarang.

Angkutan yang mogok mulai jalur 1-12 dan awak taksi," jelas Darsono kepada tz, melalui sambungan telepon, Senin (4/12/2017).

Tidak hanya mogok beroperasi, Darsono juga mengatakan bahwa Forkam mengirim perwakilan untuk mengikuti aksi di Semarang. Yakni 10 orang pengemudi angkutan umum dan 10 orang awak taksi.

"Semuanya nanti bersuara sama dengan FKAU Jateng menentang keberadaan angkutan online," tegas Darsono.

Menurutnya, para pengemudi di Magelang juga tidak akan melakukan sweeping terhadap angkutan umum maupun taksi yang tetap beroperasi.

Hal ini untuk menjaga kondusifitas diantara sesama pengemudi.

"Kami tidak bisa memaksa seluruh pengemudi untuk ikut mogok.

Kami serahkan kepada mereka masing-masing.

Yang jelas tidak ada sweeping dari kami," ungkapnya.

Aksi mogok ini kemudian ditindaklanjuti oleh Satlantas Polres Magelang Kota bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Pendidikan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait.

Dari Satlantas akan menerjunkan 6 unit mobil untuk mengangkut anak-anak sekolah.

Polsek juga ikut mengawal dan mengangkut siswa sekolah yang terlantar," jelas Marwanto.

POLISI CEK KABAR TEWASNYA TERDUGA TERORIS BAHRUN NAIM

Jakarta - Beredar kabar di WhatsApp Group (WAG) terkait tewasnya terduga teroris Bahrun Naim.

Polri masih mengecek kabar tewasnya Bahrun Naim.

Kabar tersebut beredar di WAG yang menyebutkan Bahrun Naim tewas tanggal 30 November kemarin.

Ucapan belasungkawa terlihat dalam percakapan di WAG.

Tz mencoba meminta kebenaran kabar tersebut ke Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menerangkan, pihaknya masih perlu mengklarifikasi kabar itu.

"Perlu klarifikasi dulu," ujar Setyo, Senin (4/12/2017).

Begitu pula Karo Penmas Polri Kombes Mohammad Iqbal yang masih mengecek kabar itu.

Di sisi lain, Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul mengaku sudah mendapat kabar yang beredar tersebut.

Namun, masih harus didalami kebenarannya.

"Semua informasi bagi kami perlu kami kaji dan uji, tentu kami ujinya melalui beberapa akses yang kami miliki seperti Kedubes Indonesia di sana dan atase kepolisian setempat," kata Martinus dihubungi secara terpisah.

Sebelumnya, nama Bahrun Naim bersama sejumlah anggota kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) masuk dalam daftar terorisme global Amerika Serikat (AS).

Mereka yang masuk daftar tersebut berarti mendapatkan sanksi finansial global.

Yd1jni

PANGDAM SILIWANGI MINTA KABAYAN JAMAN NOW AWASI CITARUM

Kabupaten Bandung - Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo meminta Kabayan jaman now berperan menyelamatkan Sungai Citarum.

Sosok Kabayan kekinian diharapkan dapat menjaga kelestarian Citarum.

Kabayan merupakan tokoh Sunda imajinatif yang inspirartif.

Kisah Si Kabayan menjadi cerita turun temurun masyarakat Sunda.

"Hulu Sungai Citarum akan diawasi oleh Kabayan jaman
now," kata Doni di area hulu Sungai Citarum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/12/2017).

Menurut Doni, Kodam Siliwangi siap menghidupkan lagi para Kabayan di wilayah hulu Citarum.

"Figur Kabayan baru, Kabayan yang semangat bisa mengajak semua masyarakat Jawa Barat dalam menjaga Sungai Citarum," ujarnya.

Doni melanjutkan, personel 'Maung Siliwangi' berjuluk Si Kolonel terdiri dari satuan tugas (satgas) akan bergerak di sepanjang bantaran Citarum guna melaksanakan pengawasan.

"Satgas akan turun ke rumah warga, ke desa-desa, untuk melakukan sosialisasi.

Salah satunya dengan melakukan pendekatan keagamaan," ucap Doni.

Kapendam III Siliwangi Kolonel Desi Ariyanto menjelaskan Kabayan sudah sejak dulu sebagai ikon warga Jawa Barat.

"Kalau kita ngomongin siapa sosok Jawa Barat? Pasti jawabannya Kabayan.

Dulu ceritanya Kabayan saba kota, sekarang ikonnya kita buat Kabayan untuk pendekatan kearifan lokal (dalam penanganan Citarum)," tuturnya.

Kehadiran Kabayan jaman now bertujuan mengubah perilaku para perambah dan perusak hutan di hulu Citarum.

Selain itu, warga diimbau jangan membuang sampah ke Citarum.

"Sosok utamanya Tisna Sanjaya, diikuti semua (TNI dan masyarakat).

Inikan programnya untuk semua," ucap Ariyanto.

Sosok Si Kabayan jaman now yang dijadikan ikon oleh Kodam III Siliwangi dalam penanganan Citarum direspons positif oleh seniman dan budayawan Tisna Sanjaya.

Selain mendiang Kang Ibing dan Didi Petet, Tisna pernah berperan sebagai sosok Kabayan dalam program 'Kabayan Nyieuntreuk' yang tayang di stasiun televisi lokal di Jawa Barat.

"Kabayan itu tokoh kearifan lokal yang sudah terkenal.

Secara simbolik Si Kabayan itu ada dalam posisi yang menjaga alam dan lingkungan," ujar Tisna.

Ia menuturkan kecintaan Kabayan terhadap lingkungan itu diperlihatkan dalam film Kabayan yang dilakoni Kang Ibing dan Didi Petet.

Sewaktu Tisna berperan sebagai Kabayan di dalam program stasiun televisi, ia dituntut menciptakan ruang bersama warga.

"Terutama fokus (penanganan) Citarum, kearifan lokal Kabayan itu secara kritis, memberikan solusi-solusi, pemikiran, kreativitas dan imajinasi Citarum menjadi bersih kembali. Itulah maknanya," tutur Tisna.

Menurut Tisna, sosok Kabayan yang akan menjaga Citarum dilakoni seluruh masyarakat.

"Si Kabayan itu bukan hanya satu tokoh saja, semua yang peduli lingkungan, kepedulian dan keberpihakan terhadap alam itulah Si Kabayan," ucap Tisna.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengakui pekerjaan paling berat ialah menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan dan mengubah pola pikir masyarakat untuk mewujudkan 'leuweung hejo rakyat ngejo' (hutan hijau rakyat makan).

"Meski kami, BBWS, Perhutani telah berbuat mengembalikan hulu Citarum, tapi banjir tetap terjadi.

Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua.

Lokasi yang sebelumnya ditumbuhi sayur, kembali hijau," kata Dadang.
Yd1jni

Kebakaran jalan ibrahim adjie

BANDUNG - Api melalap sebuah bangunan di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Bandung, Minggu (3/12/2017) petang.

Bangunan terletak di dekat perempatan Binong.

Lokasi bangunan ada di sebelah kiri jalan arah flyover Kiaracondong.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat petugas pemadam kebakaran yang datang.

Hanya ada beberapa personel polisi di lokasi.

Api melalap sebuah bangunan di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Bandung, Minggu (3/12/2017) petang.

Api terus membesar dan merembet ke kabel listrik yang ada di atas bangunan.

Kebakaran membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi jadi macet.

Banyak pengendara yang berhenti untuk melihat bangunan yang terbakar. YD1JNI

Sabtu, 02 Desember 2017

Sipat Amanah

SIFAT amanah merupakan sifat terpenting dari Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam, sifat yang oleh kaum jahiliah Makkah disematkan kepada diri beliau sebelum turun wahyu, sehingga beliau dikenal dengan julukan al-Amin ; orang yang amanah.

Julukan yang kemudian populer dan sangat lekat di lidah masyarakat Makkah.

Dengan julukan inilah semua orang, laki-laki ataupun perempuan, menyebut Nabi dengan penuh takzim dan penghormatan.

Ketika usai membangun ulang Ka’bah, kaum Quraisy berisitegang, bahkan hampir bertumpah darah tentang siapa yang akan mendapat kehormatan meletakkan kembali Hajar Aswad ke tempatnya.

Karena tak ada titik temu, mereka sepakat untuk menyerahkan putusan kepada siapa yang datang kepada mereka pertama kali.

Tiba-tiba Muhammad bin Abdullah muncul.

Betapa girang kaum Quraisy.

Mereka berteriak dengan penuh kepercayaan, “Inilah al-Amin .

Inilah al-Amin . Kami rela dia yang memberi putusan!”

Apa yang segera terlintas di hati kaum Quraisy saat itu adalah sifatnya yang terkenal itu.

Sengaja beliau dipanggil begitu karena mereka percaya beliau akan memberi jalan penyelesaian yang adil.

Dan terbukti Nabi mampu mengatasi masalah mereka dengan cara yang sangat simpel dan melegakan semua pihak.

Itu terjadi jauh sebelum kenabian.

Lebih dari itu, bahkan setelah kenabian pun, rumah beliau menjadi pangkal penitipan barang paling dipercaya kalangan kaum musyrik –yang justru mengingkari kenabian beliau.

Tanpa segan, mereka titipkan barang-barang yang dicemaskan hilang, padahal waktu itu dunia belum mengenal rumah penitipan barang.

Setelah menerima perintah hijrah ke Madinah, Nabi menyuruh Ali tinggal dulu di Makkah untuk mengembalikan barang-barang titipan itu kepada pemiliknya masing-masing.

Dapat Dipercaya
Amanah dalam arti yang luas dan dalam lebih dari sekedar menunaikan hajat duniawi kepada pemiliknya.

Amanah hakikatnya lawan kata khianat.

Orang yang amanah adalah orang yang dapat dipercaya dan membuat jiwa aman.

Orang-orang Quraisy begitu percaya kepada Rasulullah dalam urusan dunia.

Dalam hal ini mereka tak pernah mencaci beliau.

Mereka juga tidak curiga dan tidak menuduh beliau khianat.

Bukan hanya dalam urusan harta benda, melainkan juga kehormatan dan jiwa.

Karena itu, sangatlah aneh ketika mereka mendustakan beliau dalam hal kabar dari langit.

Padahal, bagaimana mungkin pada saat yang sama seseorang amanah sekaligus khianat.

Dalam rumah tangga Nabi, tidak hanya beliau yang amanah.

Tetapi juga segenap istri dan keluarganya.

Tak ada yang mengatakan haknya tidak dipenuhi oleh salah seorang dari mereka.

Karena, mereka memang menunaikan amanah dengan sebaik-baiknya dan dalam arti yang seluas-luasnya.

YD1JNI

Sipat Nabi Muhammad Saw.

4 Sifat Nabi:

Shiddiq,
Amanah,
Fathonah,
dan Tabligh

ﻟَّﻘَﺪْ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻰ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﭐﻟﻠَّﻪِ ﺃُﺳْﻮَﺓٌ ﺣَﺴَﻨَﺔٌۭ ﻟِّﻤَﻦ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺮْﺟُﻮﺍ۟ ﭐﻟﻠَّﻪَ ﻭَﭐﻟْﻴَﻮْﻡَ ﭐﻝْﺀَﺍﺧِﺮَ ﻭَﺫَﻛَﺮَ ﭐﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺜِﻴﺮًۭﺍ

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [Al Ahzab 21]

Nabi Muhammad memiliki akhlaq dan sifat-sifat yang sangat mulia.

Oleh karena itu hendaklah kita mempelajari sifat-sifat Nabi seperti Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh.

Mudah-mudahan dengan memahami sifat-sifat itu, selain kita bisa terhindar dari mengikuti orang-orang yang mengaku sebagai Nabi, kita juga bisa meniru sifat-sifat Nabi sehingga kita juga jadi orang yang mulia.

Shiddiq
Shiddiq artinya benar.

Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya.

Beda sekali dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan hanya kata-katanya yang manis, namun perbuatannya berbeda dengan ucapannya.

Mustahil Nabi itu bersifat pembohong/kizzib, dusta, dan sebagainya.
ﻭَﻣَﺎ ﻳَﻨﻄِﻖُ ﻋَﻦِ ﭐﻟْﻬَﻮَﻯٰ
ٓ
Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya.
ﺇِﻥْ ﻫُﻮَ ﺇِﻟَّﺎ ﻭَﺣْﻰٌۭ ﻳُﻮﺣَﻰ
ٰ
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya” [An Najm 4-5]

Amanah
Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya.

Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Oleh karena itulah Nabi Muhammad SAW dijuluki oleh penduduk Mekkah dengan gelar “Al Amin” yang artinya terpercaya jauh sebelum beliau diangkat jadi Nabi.

Apa pun yang beliau ucapkan, penduduk Mekkah mempercayainya karena beliau bukanlah orang yang pembohong.

“Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu.” [Al A’raaf 68]

Mustahil Nabi itu khianat terhadap orang yang memberinya amanah.
Ketika Nabi Muhammad SAW ditawari kerajaan, harta, wanita oleh kaum Quraisy agar beliau meninggalkan tugas ilahinya menyiarkan agama Islam, beliau menjawab:

”Demi Allah…wahai paman, seandainya mereka dapat meletakkan matahari di tangan kanan ku dan bulan di tangan kiri ku agar aku meninggalkan tugas suci ku, maka aku tidak akan meninggalkannya sampai Allah memenangkan (Islam) atau aku hancur karena-Nya”……
Meski kaum kafir Quraisy mengancam membunuh Nabi, namun Nabi tidak gentar dan tetap menjalankan amanah yang dia terima.

Seorang Muslim harusnya bersikap amanah seperti Nabi.

Tabligh
Tabligh artinya menyampaikan.

Segala firman Allah yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Nabi.

Tidak ada yang disembunyikan meski itu menyinggung Nabi.

ﻟِّﻴَﻌْﻠَﻢَ ﺃَﻥ ﻗَﺪْ ﺃَﺑْﻠَﻐُﻮﺍ۟ ﺭِﺳَٰﻠَٰﺖِ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻭَﺃَﺣَﺎﻁَ ﺑِﻤَﺎ ﻟَﺪَﻳْﻬِﻢْ ﻭَﺃَﺣْﺼَﻰٰ ﻛُﻞَّ ﺷَﻰْﺀٍ ﻋَﺪَﺩًۢﺍ

“Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.” [Al Jin 28]

“Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
karena telah datang seorang buta kepadanya
” [‘Abasa 1-2]

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa firman Allah S.80:1 turun berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Rasulullah saw. sambil berkata:

“Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah.” Pada waktu itu Rasulullah saw.

sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy.

Ummi Maktum berkata:

“Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?” Rasulullah menjawab: “Tidak.

” Ayat ini (S.80:1-10) turun sebagai teguran atas perbuatan Rasulullah saw.

(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim yang bersumber dari ‘Aisyah.

Diriwayatkan pula oleh Ibnu Ya’la yang bersumber dari Anas.)

Sebetulnya apa yang dilakukan Nabi itu menurut standar umum adalah hal yang wajar.

Saat sedang berbicara di depan umum atau dengan seseorang, tentu kita tidak suka diinterupsi oleh orang lain. Namun untuk standar Nabi, itu tidak cukup.

Oleh karena itulah Allah menegurnya.

Sebagai seorang yang tabligh, meski ayat itu menyindirnya, Nabi Muhammad tetap menyampaikannya kepada kita. Itulah sifat seorang Nabi.

Tidak mungkin Nabi itu Kitman atau menyembunyikan wahyu.

Fathonah
Artinya Cerdas.

Mustahil Nabi itu bodoh atau jahlun.

Dalam menyampaikan 6.236 ayat Al Qur’an kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadits membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.

Nabi harus mampu menjelaskan firman-firman Allah kepada kaumnya sehingga mereka mau masuk ke dalam Islam.

Nabi juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya.

Apalagi Nabi mampu mengatur ummatnya sehingga dari bangsa Arab yang bodoh dan terpecah-belah serta saling perang antar suku, menjadi satu bangsa yang berbudaya dan berpengetahuan dalam 1 negara yang besar yang dalam 100 tahun melebihi luas Eropa.

Itu semua membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.
Silahkan baca juga:

Nabi Muhammad Manusia Paling Sempurna di Dunia

YD1JNI