Jumat, 24 November 2017

Santri di kutuk oleh sunan kalijagi

Cirebon - Situs Taman Kera dan Petilasan Sunan Kalijaga yang berada di Kelurahan Kalijaga, Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat menjadi bukti bahwa Sunan Kalijaga turut menyebarkan Islam di Jawa, khususnya di Cirebon.

Selain meninggalkan petilasan. Sunan Kalijaga juga meninggalkan para santri, yang kini masih ada Taman Kera tersebut.

Menurut cerita masyarakat, kera ekor panjang di Taman Kera dan Petilasan Sunan Kalijaga itu merupakan santri Sunan Kalijaga yang dikutuk.

Juru Kunci Taman Kera dan Petilasan Sunan Kalijaga, Raden Edi membenarkan adanya cerita tersebut.

Edi menceritakan kera ekor panjang di situs tersebut berkaitan dengan kisah Sunan Kalijaga saat berdakwah di Cirebon.

"Para kera ini merupaka santrinya Sunan Kalijaga yang dikutuk.

Mereka merupakan para santri yang munafik, di depan gurunya terlihat nurut.

Tapi di belakang tidak," kata Edi saat ditemui  seraya menunjuk ke salah satu kera yang bergelantungan di pohon yang berada di depan petilasan, Jumat (24/11/2017).

Lebih lanjut Edi menceritakan peristiwa berubahnya para santri menjadi kera ekor panjang itu terjadi pada hari Jumat.

Saat itu, Sunan Kalijaga hendak mengajak para santri Sholat Jumat berjamaah.

Namun, lanjut Edi, saat dicek ternyata sejumlah santri tidak datang ke masjid.

"Beliau waktu itu merasa santrinya berkurang saat Sholat Jumat.

Akhirnya menyuruh yang lain untuk mencari santri yang belum datang itu.

Ternyata lagi pada asyik mancing," ucapnya.

Lebih lanjut Edi mengatakan, para santri yang tak nurut itu ditemukan sedang memancing di Sungai Cawang, lokasinya masih berada di kawasan petilasan.

Kendati dibujuk oleh santri lainnya, mereka yang tengah asyik memancing itu menolak untuk sholat berjamaah.

"Ya ngomongnya nanti-nanti saja. Setelah sholat, Kanjeng Sunan datang menemui para santri yang sedang memancing.

Beliau kaget melihat kelakuan para santrinya itu, dalam hati beliau berbicara ternyata santrinya munafik.

Kelakuannya seperti binatang. Terus, muncul ekor di tubuh para santri itu," tutur Edi.

Hingga kini, kera di situs itu masih dipercaya sebagai jelmaan para santri yang dikutuk.

Edi mengatakan jumlah kera di situs tersebut tidak pernah bertambah dan berkung.

"Kalau jumlahnya kurang pasti juga.

Tapi jumlahnya tetap sama. Banyak juga pengunjung yang datang untuk melihat dan memberi makan ke kera, jinak kok," katanya.

Setiap akhir pekan Taman Kera dan Petilasan Sunan Kalijaga ramai dikunjungi wisatawan dan peziarah.

YD1JNI

Rabu, 22 November 2017

Contoh kalimat menerima calon pengantin pria

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Alhamdulillah hiladzi hadaana bi dinihil qowim, wabaina sirootim mustaqim, bil ayaati wa dzikril hakim, wa sunnati rasuulihil karim,

Ashadu anla ilaha ilallahu wahdahulaa syarikalah wa ashadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuulullahi ladzi arsala bil haq, basyira, wa nadzira.

Allahumma sholli wa sallim 'ala syayidina Muhammad wa 'ala 'alihi washahbihi 'ajmain.

Ammaa ba'du.

® Yang kami hormati, Bapak Kepala KUA ............ beserta staf.

® Yang kami hormati, Bapak Ketua Rw................ beserta staf.

® Yang kami hormat, Bapak Ketua RT ...............beserta staf.

® Para 'alim ulama, para ustadz, ustadzah, yang dimuliakan Allah.

® Para pini sepuh, tokoh masyarakat, cedikiawan, yang kami hormati.

® Wabil khusus Bapak ..... beserta Ibu .... selaku kedua orang tua mempelai pria yang kami hormati, dan tak lupa seluruh rombongan pengiring calon mempelai pria yang Mulia.

® Hadirin para undangan yang dirahmati Allah Swt.

® Tiada kata yang paling terindah dan toyyibah, kecuali ungkapan puji syukur ke hadirat illahi robbi, Allah Swt.

® Bahwa pada kesempatan yang berbahagia ini kita masih dapat bermuwajahah bil wujuh dalam rangka untuk menyaksikan suatu acara yang sangat sakral ini, yang sebentar lagi akan dilaksanakan prosesi Akad Nikah/ Janji suci antara dua insan yang telah dipertemukan oleh Allah Swt.

® Shalawat dan salam marilah kita haturkan ke haribaan junjungan Nabi Besar Muhammad s.aw.

® kepada para shahabat, para Tabi'in, Tabiut tabi'in, dan kepada kita sekalian yang hingga saat ini bahkan detik ini masih istiqomah mengamalkan risalahnya, mudah-mudahan akan mendapat syafa'at di yaumul akhir kelak. Aamiin.

® Kami atas nama keluarga
Bapak Nana Sujana..
beserta Ibu Ati Karyati.

® Selaku orang tua
calon mempelai wanita yang bernama Selvi Novianti..
binti Nana Sujana.

®Ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan :

® Pertama : wabil khusus kami ucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu  selaku orang tua dari calon mempelai pria : Aurel Zelius Rizqi Kalingga.

® Dan tentu tak lupa juga kepada segenap rombongan/ pengiring calon mempelai pria yang saya muliakan.

® Kedua : baru saja dari perwakilan pihak calon mempelai pria telah menyerahkan sepenuhnya kepada kami selaku orang tua calon mempelai wanita, bahwa ananda :
Aurel Zelius Rizqi Kalingga.
(calon mempelai pria).

® Untuk dapat sekiranya dinikahkan dengan putri kami : Selvi Novianti.
(calon mempelai wanita).

Mudah-mudahan Allah Swt. meridhoi rencana kita tanpa aral suatu apapun.

® Tentu kami selaku orang tua dari calon mempelai wanita menerima dengan sangat senang hati dan penuh keikhlasan, dan insya Allah akan segera kami nikahkan saat ini juga.

® Ketiga : tak lupa kami ucapkan terima kasih yang tulus, dari apa yang telah diserahkan atau bawaan seserahan kepada kami, yaitu sesuatu yang sungguh sangat berharga bagi kami sebagai tanda pengikat rasa kekeluargaan yang sangat erat, dari kedua belah pihak.

® Terakhir : Ucapan ma'af apabila sambutan penerimaan kami, baik sapaan, tingkah laku, tempat, atau ucapan yang kurang bekenan di hati Bapak  (pihak calon pria). sekeluarga, dan seluruh rombongan/ pengiring calon pengantin, kami mohon untuk dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya.

® Kami tidak dapat membalas dari semua kebaikan Bapak . (pihak calon pria).

® Serta rombongan, hanya doa yang dapat menyertai kepulangan Bapak dan rombongan nanti, semoga selamat dalam perjalanan hingga sampai di tempat/ rumah.

® Semoga prosesi Akad Nikah ini, Allah swt meridhoi dan diberi kelancaran. Aamiin.

® Barangkali itu saja yang dapat kami sampaikan.

® Kami akhiri dengan salam, billahi taufik wal hidayah..

wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokaatuh.

YD1JNI

Kamis, 16 November 2017

Ke Istimewaan Hari Jum'at

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda.

“Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat.

Pada hari itu Adam Alaihis Salam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]

Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata:

‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda:

‘Sesungguhnya Allah swt mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)

Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya doa, yaitu saat-saat terakhir setelah shalat ashar (seperti yang dijelaskan dalam banyak hadits) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat berkhutbah Jumat sampai shalat selesai ditunaikan.

Amalan Mulia:

Allah swt mengkhususkan hari Jumat ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari umat-umat terdahulu.

Di dalamnya banyak rahasia dan keutamaan yang datangnya langsung dari Allah swt.

Beberapa rahasia keagungan dan keutamaan hari Jumat adalah sebagai berikut :

Pertama, Hari Keberkahan.

Di mana di hari Jumat berkumpul kaum Muslimin di masjid-masjid untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan dunia.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah menyebut hari Jumat memiliki 33 keutamaan.

Bahkan Imam as-Suyuthi menyebut ada 1001 keistimewaan.

Kedua, Hari Dikabulkannya Doa.

Di antara rahasia keutamaan hari Jumat lain adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa.

“Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.

Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [HR.Bukhari dan Muslim]

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah swt pada waktu itu, niscaya Allah swt akan mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih]

Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat.

Rasulullah bersabda, “Hendaklah kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan shalat Jumat.

Atau (jika tidak) Allah swt pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka pasti menjadi orang-orang yang lalai.” [Muslim].

Dalam riwayat lain Rasulullah menyebutkan, “Shalat Jumat adalah hak yang diwajibkan kepada setiap Muslim kecuali empat orang; budak atau wanita, atau anak kecil, atau orang sakit.” [Abu Daud]

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah swt dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [QS: Al-Jumu’ah:9]

“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar khutbah dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalatnya.

Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non-Muslim.

Hari Jumat adalah hari istimewa bagi kaum Muslim.

Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.

Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda:

“Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah swt memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah swt menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad.

Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.” [HR. Muslim]

Kelima, Hari Allah swt menampakkan diri.

Dalam sebuah riwayat disebutkan,Hari Jumat Allah swt menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang beriman di Surga.

Dari Anas bin Malik dalam mengomentari ayat:

“Dan Kami memiliki pertambahannya” (QS.50:35) mengatakan:

“Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumat.”

Masih banyak keistimewan hari Jumat.

Di antaranya adalah;

Dalam “al-Musnad” dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

“Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.

Pada hari Jumat tersebut terdapat lima keistimewaan:

Hari itu, bapak semua umat manusia, Nabi Adam ‘Alaihissalam diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat.

Hari kiamat tak akan terjadi kecuali hari Jum’at.

Karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya.*

Wassalam... YD1JNI

Selasa, 07 November 2017

Tingkatan Surga

7 tingkatan surga dan 7 tingkatan Neraka
Tingkatan syurga seperti yang disebutkan Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan Tarmizi sebanyak seratus tingkatan. Namun di dalam Al-Quran disebutkan sebanyak tujuh tingkatan iaitu Jannatul Firdaus, Jannatul Naim, Jannatul Makwa, Jannatul Adnan, Jannatul Khuldi, Darus Salam dan Daruj Jalal.
Dan Penghuni Neraka seperti yang diterangkan dalam surah Al Baqarah 24 maksudnya: “Maka takutlah kamu kepada neraka yang bahan bakarnya ialah manusia dan batu-batu. Neraka itu disediakan bagi mereka yang kafir”.
Tingkatan Neraka antara lain; neraka Jahannam, Luza, Hathamah, Sair, Saqru, Jahim dan Hawiyah.
” Asyhadu ala ila ha ilallah Astaghfirullah Nas alluka ridhoka wal jannah ta wa naudzubika min sakhotika wannaar “
7 Tingkatan neraka
”Apakah orang yang mengikuti keridhaan Allah seperti orang yang mendapatkan kemurkaan dari Allah.” (QS. Âli Imran [3]:162).
1. Neraka jahanam, Jahannam
Adalah tingkat yang atas sekali. yaitu tempat mukminin,mukminat,muslimin dan muslimat yang melakukan dosa kecil maupun besar
“….Demi Neraka jahanam di datangkan untuk semua orang walaupun hanya lewat / mampir dalam 1 hari”
Firman Allah SWT:
“Bahwasanya orang-orang kafir dan orang aniaya itu tidak akan diampuni
Allah, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka
Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang
demikian itu mudah sekali bagi Allah.”
(Q.S. An-Nisa’ : 169)
2. Neraka ladhoh, Luza
Tingkat kedua yaitu tempat orang yang mendustakan agama
Firman Allah SWT :
“Sebab itu Kami beri kabar pertakut kamu dengan Neraka Luza (neraka
yang menyala-nyala). Tiada yang masuk kedalamnya selain orang yang
celaka. Yaitu orang yang mendustakan agama dan berpaling dari
pada-Nya.”
(Q.S. Al-Lail : 14-16)
3. Neraka Khutamah,
Hathamah
Inilah neraka tingkat ketiga. yaitu yaitu tempat orang yang hanya lalai memikirkan dunianya tanpa mengerjakan kebutuhan/kepentingan untuk ibadahnya.
Harta yang membuat orang durhaka.
Firman Allah SWT :
“……….Tahukah engkau apakah Hathamah itu? Yaitu api neraka yang
menyala-nyala yang membakar hati manusia. Api yang ditutupkan kepada
mereka. Sedangkan mereka itu diikatkan pada tiang yang panjang.”
(Q.S. Al-Humazah : 4-9)
4. Neraka sair , Sair
Tingkat ke-empat yaitu  yaitu tempat orang yang tidak mau mengeluarkan zakat atau bagi mereka yang mengeluarkan tapi tidak pada porsinya dan Dalam neraka ini ditempatkan orang yang memakan harta anak yatim. Didalam neraka ini mereka buta, pekak, dan kulitnya tebal seperti Jabal uhud.
Firman Allah SWT :
“ Bahwasanya orang-orang yang memakan harta anak yatim dengan
aniaya, sesungguhnya mereka memakan api sepenuh perutnya. Dan nanti
mereka akan dimasukkan kedalam neraka Sair.”
(Q.S. An-Nisa’ : 10)
5. Neraka Sahkhor, Saqru
yaitu tempat orang yang tidak melaksanakan salat tempat orang yang berbohong tentang keberadaan Allah, menyembah selain Allah atau menyembah zat yang keluar dari sifat Allah dan Al quran,.
dalam kitab safina : “….orang yang tidak melaksanakan solat dihukumi sebagai hewan yang tidak ada harganya/ tidak ada manfaatnya “
“Didalam surga mereka saling bertanya dari hal orang berdosa. Apakah
sebabnya kamu masuk neraka Saqru? “Karena kami tidak sholat, kami
tidak memberi makan orang miskin, kami percaya pada yang
bukan-bukan. Kami mendustakan hari kiamat.”
(Q.S. Al-Mudatsir : 40-46)
6. Neraka jahim , Jahim
Tingkat ke-enam yaitu ditempatkan orang kafir, orang yang mendustakan agama, yaitu orang-orang Islam yang berdosa. Mereka yang berbuat apa yang dilarang Tuhan. Umpamanya berzina, meminum khamar, dan membunuh tanpa hak.
Firman Allah SWT :
“Dan orang-orang yang kafir dan orang-orang yang mendustakan
ayat-ayat kami, mereka itilah penghuni neraka Jahim.”
(Q.S. Al-Maidah : 86)
7.  Neraka Hawiyah, Hawiyah.
Inilah neraka yang berada dibawah sekali.neraka yang paling keras, yaitu tempat orang yang ketika matinya tidak membawa iman dan islam, apinya hitam dan sudah dibakar 1000tahun lamanya, Alas atau kerak-kerak neraka. Disinilah tempat orang-orang yang berdoa berat. Mereka yang menjadi musuh nabi-nabi, seperti Firaun.
Firman Allah SWT :
“Dan barang siapa yang ringan timbangannya, maka dia dilemparkan ke
neraka hawiyah. Tahukah engkau apakah Neraka Hawiyah itu? Yaitu api
yang sangat panas.“
(Q.S. Al-Qoriah : 8-11)
sahabat Abu Hurairoh “terdengar suara yang mengelegar lalu bertanyalah ke rosulullah dan rosulullah menjawab itu adalah suara batu yang jatuh dari neraka jahanam ke “teleng” sekitar dada jatuhnya 1000 tahun”.
Bersabda Nabi SAW : Adapun Neraka itu gelap gulita, tidak mempunyai
penerangan kecuali api yang menyala-nyala. Neraka itu mempunyai tujuh pintu
dan tiap-tiap pintu itu mempunyai tujuh puluh ribu bukit, tiap-tiap bukit
mempunyai tujuh puluh ribu cabangnya, tiap-tiap cabang itu terdiri atas
bagian-bagian yang lebih kecil. Dan tiap-tiap bagian yang lebih kecil itu terdiri
atas tujuh puluh ribu dusunnya. Dan tiap-tiap dusun itu tujuh puluh ribu
rumahnya dan api yang menyala-nyala. Tiap-tiap rumah itu tujuh puluh ribu ular
dan kalajen
” Asyhadu ala ila ha ilallah Astaghfirullah Nas alluka ridhoka wal jannah ta wa naudzubika min sakhotika wannaar “
Tingkatan Surga
Surga memiliki tingkatan-tingkatan, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala , artinya,
”(Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. 3:163)
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Rabbnya dan ampunan serta rejeki (nikmat) yang mulia.” (QS. 8:4)
Tingkatan surga tertinggi adalah surga Nabi Muhammad
shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu “Al Wasilah” sebagaimana dalam hadits riwayat imam Muslim dari Amr bin al-Ash radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Apabila kalian mendengar muadzin (sedang adzan) maka ucapkanlah seperti yang dia ucapkan kemudian bershalawatlah kepadaku, karena barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah untukku Al-Wasilah, Karena ia merupakan kedudukan di surga yang tidak layak kecuali hanya untuk seorang hamba saja dari hamba-hamba Allah, dan aku berharap orang itu adalah aku. Barangsiapa yang meminta untukku al-Wasilah maka dia berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Muslim).
7 Tingkatan Surga
Surga biasanya disebut dengan
Jannah, dan inilah nama yang umun digunakan untuk menyebut tempat ini dan segala yang terdapat di dalamnya berupa kenikmatan, kelezatan, kemewahan, dan kebahagiaan. Nama-nama lain dari Surga di antaranya yaitu:
1. Darus Salam
Sebagaimana firman Allah
subhanahu wata’ala , artinya,
“Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Rabbnya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal sholeh yang selalu mereka kerjakan.” (QS. 6:127)
Surga adalah Darussalam (negri keselamatan) dari segala musibah, kecelakaan, dan segala hal yang tidak disukai, dan dia merupakan negri Allah
subhanahu wata’ala , diambil dari nama Allah “as-Salam”. Allah
subhanahu wata’ala pun mengucapkan salam atas mereka,
“Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan), “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Rabb Yang Maha Penyayang.” (QS. 36:57-58)
2. Jannatu ‘adn
Sebagaimana firman Allah
subhanahu wata’ala , artinya,
(Yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang sholeh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya, dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan), “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. 13:23-24)
3. Jannatul Khuld
Karena penduduknya kekal di dalamnya dan tidak akan berpindah ke alam (tempat) lain. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,
”Katakanlah, “Apakah (azab) yang demikian itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang- orang yang bertaqwa?” Surga itu menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.” (QS. Al-Furqan:15)
4. Darul Muqamah
Sebagaimana firman Allah
subhanahu wata’ala , artinya,
“Dan mereka berkata:”Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami.Sesungguhnya Rabb kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu”. (QS. 35:34-35)
5. Jannatul Ma’wa, al-Ma’wa artinya adalah tempat menetap sebagaimana firman Allah
subhanahu wata’ala dalam surat an-Najm di atas. Disebut demikian karena surga merupakan tempat menetapnya orang-orang mukmin
6. Jannatun Na’im
7. Al Muqamul Amin
” Asyhadu ala ila ha ilallah Astaghfirullah Nas alluka ridhoka wal jannah ta wa naudzubika min sakhotika wannaar “

Kamis, 02 November 2017

10 Pekerja di Pabrik Kembang Api yang Meledak Telah Ditemukan

Sepuluh dari total 103 pekerja di pabrik kembang api yang meledak di Kosambi, Kota Tangerang, dilaporkan hilang. Saat ini mereka sudah dipastikan selamat dan telah ditemukan keberadaannya. "Dari 10 orang yang sebelumnya di laporkan hilang itu terakhir kan tinggal tiga beberapa orang yang dinyatakan hilang. Nah, sekarang sudah ketemu semuanya, kondisinya sehat semua," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan hari, Kamis (2/11/2017). Harry mengatakan dari 10 orang yang sempat dicari-cari, sembilan orang di antaranya masuk kerja pada saat pabrik milik PT Panca Buana Cahaya Sukses itu terbakar. Sementara satu orang tidak masuk kerja karena sakit. "Nuruliyah itu. Dia yang ditemukan pertama, karena posisinya sedang di rumah sakit, menjaga temannya yang sakit," kata Harry lagi. Harry mengungkap, sembilan pekerja yang tengah masuk kerja saat itu mengalami luka-luka. Ada di antara sembilan pekerja ini yang pulang ke kampungnya. Ada yang tidak ke rumah sakit, karena sebagian pulang ke kampung halamannya," sambungnya. Berikut nama-nama 10 pekerja yang sebelumnya dinyatakan hilang dan telah ditemukan: 1. Nuryulia (38 th). 2. Tajudin (36 th). 3. Amri (21 th). 4. Ruri(29 th). 5. Hermanto (26 th). 6. Husnul (25 th). 7. Zainudin (23 th). 8. Darwin Pratama (21 ). 9. Wawan (18 th). 10. Firman (16 th). YD1JNI

Rabu, 01 November 2017

Lirik lagu mengapa aku di sayang

Hoho.. hooo.

Mengapa aku di sayang sedangkan nasibku oh..oh malang...hoO

mengapa aku di cinta sedangkan ku menderita...ho..ho...hoho..hoo

Ref...
Ternyata masih ada manusia lebih kejam dari serigala..

Serigala menyayangi anaknya,rela korbankan jiwa raganya

Mengapa hai seorang ibu
Menyiksa anaknya oh sendiri..

Derajat dan ke angkuhan kalahkan cinta dan sayang
Hooo...

by:revi mariska

Makan Paku

Tasikmalaya - Wawan (42), pria pemakan paku di Tasikmalaya Jawa Barat akhirnya menjalani operasi selama empat jam lebih. Tim dokter berhasil mengeluarkan 48 paku yang sudah berkarat dari tubuhnya.

Kabid Pelayanan RSUD dr Soekardjo Budi Tirmadi mengatakan puluhan paku yang berhasil dikeluarkan itu memiliki beragam ukuran.

"Panjangnya ada yang 5 centimeter, 7 centi, 8 hingga 12 centimeter," ujarnya ditemui di RS dr Soekardjo, Rabu (1/11/2017).

YD1JNI